Lombokvibes.com, Mataram- Warga NTB dibuat resah oleh pesan berantai yang menyebar luas di media sosial. Dalam berbagai unggahan di Facebook dan WhatsApp, disebutkan bahwa terdapat penembak jitu (sniper) yang ditempatkan di atas gedung-gedung di Kota Mataram dan bahkan menyebar hingga ke wilayah Lombok Timur.
Pesan ini menyebut bahwa sniper akan melakukan penembakan acak tanpa pandang bulu, khususnya setelah pukul 21.30 WITA.
Dalam narasi tersebut, warga diimbau untuk tidak keluar rumah malam hari karena disebutkan aparat akan menembak di tempat sebagai bentuk pengamanan terkait “demokrasi militer” yang dikaitkan dengan kericuhan remaja.
Beberapa titik yang disebut dalam hoaks ini antara lain:
Wilayah Mataram:
- Hotel Gran Madani
- Hotel Prime Park
- Hotel Golden Place
- Hotel Fizz Lombok
- Hotel Aston
- Lombok Epicentrum Mall
- Masjid Raya Hubbul Wathan
Wilayah Lombok Timur (Lotim):
- Tidak disebutkan titik spesifik, namun disebut bahwa sniper juga sudah “mulai menyebar di wilayah Lotim”, berdasarkan unggahan warga di media sosial.
Unggahan-unggahan ini disertai narasi provokatif seperti:
“Sudah mulai beraksi sniper untuk demokrasi… Tembak di tempat. Akibat kericuhan… demokrasi militer dari remaja…”
Namun benarkah narasi adanya sniper di NTB, khususnya di Kota Mataram?
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran, narasi mengenai banyaknya sniper yang berada di atas gedung di Kota Mataram dan Lombok Timur adalah HOAKS.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., secara resmi memberikan klarifikasi pada Minggu (31/8/2025). Ia menyebutkan bahwa informasi soal adanya sniper di atas gedung yang akan menembak acak adalah kabar bohong (hoaks).
“Saya, Kapolresta Mataram, menegaskan bahwa informasi adanya petugas kepolisian yang menembak dari atas gedung secara acak itu adalah tidak benar,” tegasnya.
Masyarakat Diimbau Waspada dan Tidak Ikut Sebarkan
Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya, apalagi sampai ikut menyebarkan.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Jangan terprovokasi, segera klarifikasi bila menerima informasi mencurigakan.”
Kesimpulan
🔴 HOAKS
Informasi tentang sniper yang akan melakukan penembakan acak di Mataram dan Lotim adalah tidak benar.
🟢 FAKTA
Pihak kepolisian sudah memberikan klarifikasi resmi dan menyebut kabar tersebut sepenuhnya palsu.
📢 IMBAUAN
Warga NTB diminta tidak ikut menyebarkan hoaks dan selalu melakukan cek fakta dari sumber terpercaya sebelum menyebarkan pesan apapun.
LombokVibes mengajak semua pihak untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan melawan penyebaran informasi palsu.
Jika Anda menerima pesan mencurigakan, laporkan ke pihak berwenang atau kanal resmi kepolisian.





































