40 orang berebut 4 kursi kepala OPD di KLU, hanya 14 lolos seleksi administrasi 

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Seleksi terbuka empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai memasuki tahapan krusial. Dari 40 pendaftar, hanya 14 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Ke-14 peserta tersebut mengikuti tes tulis dan pemaparan inovasi pada Rabu (21/10). Tahapan ini menjadi bagian dari proses penjaringan calon pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkup Pemkab KLU.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KLU, Zulfahrudin, mengatakan tes tulis dan pemaparan inovasi bertujuan menggali kemampuan peserta dalam menyusun gagasan, menganalisis persoalan, serta menawarkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Sebelum mengikuti tahapan tersebut, peserta telah menjalani penulisan makalah pada Senin (19/10) di Gedung BPSDM Provinsi NTB.

Selanjutnya, pada Selasa (20/10), peserta mengikuti asesmen kompetensi berupa analisis kasus dan tes Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Assessment Center BKPSDM Provinsi Bali di ruang CAT BKD Provinsi NTB.

“Untuk penulisan makalah dilaksanakan pada 19 Oktober di BPSDM NTB. Kemudian, asesmen kompetensi berupa analisis kasus dan CAT dilaksanakan pada 20 Oktober di ruang CAT BKD Provinsi NTB,” terang Zulfahrudin.

Seleksi terbuka ini dilakukan untuk mengisi empat jabatan kepala OPD yang masih menjadi sasaran penjaringan, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).

Rangkaian seleksi akan berlanjut dengan tes presentasi dan wawancara yang dijadwalkan pada 26–27 Oktober 2026. Namun, hanya peserta yang dinyatakan lulus tes tulis yang berhak mengikuti tahapan tersebut.

Sementara itu, Bupati KLU Najmul Akhyar sebelumnya menegaskan bahwa seluruh proses seleksi diserahkan kepada panitia seleksi (pansel). Ia memastikan tidak akan melakukan intervensi untuk mengarahkan hasil seleksi kepada kandidat tertentu.

Proses seleksi tersebut diharapkan menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, dan gagasan inovatif untuk meningkatkan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan tahapan seleksi yang masih berlangsung, hasil akhir penjaringan akan menentukan siapa yang dinilai paling memenuhi kualifikasi untuk mengisi empat jabatan strategis di lingkungan Pemkab KLU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!