Lombokvibes.com, Lombok Utara – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Totok Surya Saputra, SH., MH., menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Medana tersebut mengusung tema “Membangun Desa dan Merawat Kebersamaan”. Tasyakuran ini dihadiri Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, unsur TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta sekitar 200 undangan.
Kasatpol PP KLU Totok Surya Saputra mengatakan, momentum ini merupakan bagian dari keterlibatan jajaran pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Medana Lalu Didik Indra Cahyadi menyampaikan bahwa peringatan HUT desa tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat mampu berkreasi dan berkontribusi bagi kemajuan desa.
Kolaborasi antara pemerintah desa dan pemuda setempat juga menjadi salah satu unsur penting dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-22 Desa Medana.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengajak masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun desa. Ia juga menyoroti potensi pariwisata Medana yang perlu dikelola secara bijak agar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga identitas dan nilai-nilai lokal di tengah perkembangan pariwisata serta pengaruh budaya dari luar.
Bagi masyarakat Desa Medana, momentum hari jadi tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, menjaga kebersamaan, dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan tasyakuran HUT ke-22 Desa Medana berlangsung dengan rangkaian acara mulai dari pembukaan, pembacaan kalam ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, penyerahan santunan, pemotongan tumpeng, hingga doa penutup.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.





























