Lombokvibes.com, Lombok Tengah – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat memulai gerakan menanam pohon sebagai langkah nyata menjaga keseimbangan alam sekaligus mencegah bencana banjir yang belakangan semakin sering terjadi di berbagai wilayah.
Seruan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangka Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB di Masjid Agung Praya, Kamis (5/3/2026).
Dalam sambutannya, Iqbal mengungkapkan bahwa selama dua bulan terakhir sejumlah daerah di NTB mengalami berbagai bencana alam, terutama banjir bandang yang sebelumnya jarang terjadi.
Hal itu ia temukan setelah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di provinsi tersebut, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, termasuk di Kota Bima dan Kabupaten Bima.
“Dalam dua bulan terakhir ini hampir semua tempat mengalami bencana, dan yang paling banyak kita hadapi adalah banjir bandang yang dulu tidak pernah ada, sekarang mulai terjadi,” ujar Iqbal di hadapan jamaah.
Menurutnya, meningkatnya frekuensi bencana tersebut tidak terlepas dari terganggunya keseimbangan alam, salah satunya akibat kerusakan hutan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan bahwa penggundulan hutan untuk pembukaan lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan membuat tanah menjadi mudah terbawa aliran air ketika hujan deras turun.
“Ketika hutan gundul, air tidak lagi terserap dengan baik. Akibatnya, lumpur dan air mengalir deras ke wilayah pemukiman dan merusak berbagai fasilitas,” jelasnya.
Karena itu, melalui momentum Safari Ramadan, Iqbal mengajak masyarakat untuk mulai melakukan langkah sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan, yakni menanam pohon di sekitar tempat tinggal maupun lahan yang tersedia.
“Mari kita mulai menanam pohon, pohon apa saja. Pohon keras, pohon buah, apa saja yang bisa kita tanam untuk menjaga keseimbangan alam,” ajaknya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB juga akan menyediakan ratusan bibit pohon yang bisa diambil masyarakat secara gratis untuk kemudian ditanam di lingkungan masing-masing.
“Nanti mulai hari Senin saya siapkan di Kauman beberapa ratus bibit pohon, mulai dari durian, alpukat, kopi, dan lainnya. Silakan masyarakat mengambil dan menanamnya,” kata Iqbal.
Selain membahas isu lingkungan, dalam kesempatan itu Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan umat Islam di berbagai negara di kawasan Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi sulit.
Ia mengingatkan bahwa banyak warga Indonesia, termasuk dari NTB, yang bekerja di kawasan tersebut sehingga doa dan kepedulian dari masyarakat sangat dibutuhkan.
“Mari kita doakan saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Iqbal juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah provinsi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat demi menjaga keberlanjutan pembangunan dan kelestarian lingkungan di Nusa Tenggara Barat.




























