Keren! Jadi yang pertama di NTB, BPBD Lombok Utara luncurkan Unit Layanan Disabilitas

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Upaya menghadirkan pelayanan penanggulangan bencana yang benar-benar inklusif akhirnya diwujudkan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), daerah ini resmi meluncurkan Unit Layanan Disabilitas (ULD) pertama di Nusa Tenggara Barat, sebuah gebrakan yang digadang-gadang bakal mengubah standar pelayanan kebencanaan di wilayah rawan bencana tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Lombok Utara, M. Zaldy Rahadian, menyampaikan bahwa pembentukan ULD ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak dan akses layanan yang setara ketika bencana terjadi. Menurutnya, kelompok disabilitas kerap menjadi yang paling rentan saat bencana, sehingga layanan khusus menjadi kebutuhan mendesak.

“ULD ini yang pertama di NTB. Harapannya, kehadiran layanan ini memberi kemudahan bagi masyarakat penyandang disabilitas untuk memperoleh pelayanan yang sama dan tepat saat bencana,” ujar Zaldy usai launching ULD di Anema Resort, Tanjung, Rabu (10/12/2025).

Zaldy menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada warga yang tertinggal dalam layanan kemanusiaan. Prinsipnya sederhana: setiap orang memiliki hak yang setara dalam mengakses pelayanan pemerintah, terlebih ketika situasi darurat terjadi.

Sejalan dengan itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Lombok Utara, Sahabudin, menyambut baik kehadiran ULD tersebut. Ia menyebutkan bahwa Lombok Utara merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi sehingga kebutuhan akan layanan inklusif tidak dapat ditunda.

“Layanan ini sangat penting karena saat bencana, tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal. Semua harus bisa mengakses layanan, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tegasnya.

Sahabudin menambahkan bahwa kehadiran ULD bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang kepastian bahwa negara hadir dan memberikan perlindungan yang setara bagi seluruh warga. Ia juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar memperkuat kesiapan layanan untuk kelompok disabilitas, tidak hanya mengandalkan Dinas Sosial semata.

“Kami berharap semua OPD bisa menginisiasi layanan yang ramah disabilitas. Ini soal akses, kemudahan, dan jaminan pelayanan yang merata dari pemerintah,” ujarnya.

Peluncuran ULD ini diharapkan menjadi titik awal bagi Lombok Utara untuk tumbuh sebagai daerah yang tidak hanya tangguh menghadapi bencana, tetapi juga adil dan inklusif bagi seluruh warganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!