Lailatulart ke-8 hadirkan perayaan seni paling dinamis di NTB: musik, workshop, kolaborasi dan eksplorasi AI

Property of Lombokvibes media.
Property of Lombokvibes media.

Lombokvibes.com, Mataram — Lebih dari sekadar pertunjukan, Lailatulart ke-8 hadir sebagai perayaan seni multidimensi yang merangkul berbagai bentuk ekspresi kreatif. 

Diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Seni Drama Tari dan Musik (HIMA STANU) Universitas Nahdlatul Ulama NTB (UNU NTB), acara tahunan ini akan digelar pada Jumat, 9 Mei 2025 di Gedung Tertutup, Taman Budaya NTB dengan tema besar “Rayakan Ruang dan Waktu”.

Tahun ini, Lailatulart tampil lebih segar dengan menggabungkan ragam aktivitas dalam satu rangkaian acara yang kaya warna: dari konser musik, pertunjukan teater, seni tari, hingga diskusi kreatif seputar teknologi dan seni. Penonton tak hanya akan disuguhi hiburan, tetapi juga diajak berpikir dan berpartisipasi dalam ruang kolaboratif yang inspiratif.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah workshop interaktif yang membahas “Peran AI dalam Dunia Kesenian”. Workshop ini menjadi ruang belajar yang membuka perspektif baru tentang bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan mulai menjadi bagian dari praktik seni kontemporer.

“Lailatulart adalah festival yang tumbuh bersama zaman. Kami ingin menciptakan ruang yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menjadi tempat diskusi, pembelajaran, dan koneksi antarpelaku seni,” ujar M. Faris Alim Juana, Ketua Panitia Lailatulart ke-8.

Selain itu, Lailatulart juga menjadi panggung bagi para seniman muda dari berbagai komunitas dan UKM seni kampus di Mataram. Ragam karya seni ditampilkan dengan keberanian eksploratif — dari pertunjukan eksperimental, seni instalasi, hingga kolaborasi lintas media yang merepresentasikan semangat kreatif mahasiswa hari ini.

f33e7746-5a67-4300-a1ad-f7d8a71393bf
(Foto: Perayaan ruang dan waktu-hadirkan sejumlah bintang tamu/dok.istimewa)

Malam puncak Lailatulart akan ditutup dengan penampilan spesial dari Pelvist dan IN7UISI, dua nama yang tengah digandrungi anak muda karena energi panggung mereka yang kuat dan identitas musikal yang khas. Penampilan mereka menjadi simbol bagaimana seni tradisional dan kontemporer bisa berpadu dalam satu ruang perayaan.

Ketua HIMA STANU, Aldys Salwa Zaelani, menyebut Lailatulart sebagai momen di mana semua elemen berkumpul dalam satu panggung. 

“Kami ingin siapa pun yang hadir merasakan semangat kebersamaan dan keberagaman dalam seni. Ini bukan acara eksklusif untuk mahasiswa seni saja, ini ruang untuk semua yang ingin ikut merayakan hidup lewat karya.”

Dengan program yang dinamis, dukungan komunitas yang kuat, dan atmosfer penuh semangat kolaboratif, Lailatulart ke-8 dipastikan menjadi salah satu festival seni paling menggugah di NTB tahun ini.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!