Lombokvibes.com, Lombok Utara– Siapa sangka limbah organik yang selama ini dianggap tak bernilai bisa disulap menjadi produk rumah tangga multifungsi yang ramah lingkungan dan berpotensi menghasilkan nilai ekonomi?
Inovasi tersebut hadir melalui kolaborasi antara Bhayangkari Cabang Lombok Utara dan mahasiswi Program Studi Kimia Universitas Mataram (Unram) yang melahirkan ECOSA 18UU (Ecoenzyme Soap Active), sebuah produk sabun berbasis Eco Enzyme yang dapat digunakan untuk mencuci piring hingga pakaian.
Produk inovatif ini diperkenalkan dalam Pertemuan Rutin Bhayangkari Cabang Lombok Utara yang berlangsung di Aula SAR Polres Lombok Utara, Jumat (30/5/2026).
ECOSA 18UU menjadi bukti bahwa pengelolaan limbah organik tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menariknya, bahan utama produk ini berasal dari Eco Enzyme yang diproduksi secara mandiri oleh Bhayangkari Cabang Lombok Utara. Selama ini, organisasi tersebut dikenal aktif dan konsisten mengembangkan program pengolahan limbah organik menjadi Eco Enzyme, bahkan dinilai sebagai salah satu kelompok paling progresif di Nusa Tenggara Barat dalam bidang tersebut.
Melihat potensi besar itu, mahasiswi Kimia Unram memilih Bhayangkari Cabang Lombok Utara sebagai mitra pengembangan inovasi. Hasilnya, lahirlah ECOSA 18UU, produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menawarkan solusi ekonomis bagi kebutuhan rumah tangga.
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menyambut baik sinergi yang terjalin antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah organik.
“Eco Enzyme yang selama ini kami produksi ternyata dapat dikembangkan menjadi produk multiguna yang memiliki nilai manfaat sekaligus nilai ekonomi,” ujarnya.
Tak hanya berhenti pada tahap inovasi produk, Bhayangkari Cabang Lombok Utara juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai manfaat Eco Enzyme. Sosialisasi tersebut bahkan telah diperkenalkan kepada warga dalam kegiatan Gowes Kamtibmas di Desa Pemenang Timur.
Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan pemahaman tentang cara membuat Eco Enzyme, manfaat penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, hingga peluang menjadikannya sebagai produk bernilai ekonomi.
Kehadiran ECOSA 18UU menjadi contoh bahwa inovasi besar bisa lahir dari hal-hal sederhana. Limbah yang sebelumnya berakhir di tempat sampah kini berubah menjadi produk yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Jika terus dikembangkan, bukan tidak mungkin ECOSA 18UU akan menjadi salah satu produk unggulan lokal Lombok Utara yang lahir dari semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.




























