119 UMKM ramaikan KK-NTB 2026, produk lokal NTB kini makin percaya diri

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram — Sebanyak 119 pelaku UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia dari seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat ambil bagian dalam gelaran Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 yang berlangsung di Atrium Lombok Epicentrum Mall (LEM), 15–17 Mei 2026.

Ajang tahunan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB itu menjadi ruang promosi sekaligus penguatan kualitas produk UMKM daerah agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Beragam produk unggulan dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari fesyen, kriya, kopi, kuliner hingga produk ekonomi kreatif dari berbagai kabupaten/kota di NTB. Ratusan pengunjung tampak memadati area pameran sejak hari pertama pelaksanaan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui kegiatan pameran, tetapi harus diperkuat melalui proses pembinaan dan inkubasi berkelanjutan.

“Tahun ini kami fokus memperkuat pondasi UMKM terlebih dahulu sebelum lebih agresif masuk ke pasar yang lebih besar,” ujarnya saat membuka KK-NTB 2026, Jumat (15/5).

Menurut Miq Iqbal, mulai munculnya UMKM baru dalam ajang tersebut menjadi progres positif bagi pengembangan ekonomi kreatif di NTB. Dari total peserta, terdapat 15 UMKM baru hasil program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) yang telah lolos proses kurasi.

“Selama ini pameran sering diisi pelaku yang sama dari tahun ke tahun. Sekarang mulai muncul UMKM baru yang siap tampil dan berkembang. Ini progres yang sangat baik,” katanya.

Ia juga menilai keberagaman budaya Lombok dan Sumbawa menjadi kekuatan besar dalam membangun identitas ekonomi kreatif NTB, termasuk melalui pengembangan kopi lokal unggulan daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI NTB, Hario K. Pamungkas mengatakan KK-NTB 2026 tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga business matching, edukasi keuangan, fashion show, art performance hingga promosi ekonomi kreatif daerah.

Menurutnya, salah satu fokus utama tahun ini adalah memperkuat branding kopi lokal NTB melalui kolaborasi dengan Lombok Coffee Hub bersama enam coffee shop terbaik di NTB.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!