Lombokvibes.com, Lombok Utara – Semangat Ramadhan tak hanya menghadirkan nuansa spiritual, tetapi juga menjadi momentum penguatan ekonomi umat. Melalui perhelatan Gelegar Lentera Ramadhan, Bank NTB Syariah bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadirkan gerakan nyata pemberdayaan UMKM berbasis digitalisasi dan literasi keuangan syariah.
Kegiatan yang digelar di Kabupaten Lombok Utara ini menjadi pusat perputaran ekonomi lokal selama bulan suci. Puluhan pelaku UMKM binaan memamerkan produk unggulan mereka, mulai dari aneka takjil berbuka puasa hingga durian lokal khas NTB yang menjadi primadona pengunjung.
Seluruh transaksi dalam bazar ini sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pembayaran digital QRIS Bank NTB Syariah. Langkah ini menjadi bagian dari akselerasi transformasi digital di sektor usaha mikro dan kecil, sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di daerah.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa Gelegar Lentera Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan strategi konkret mendorong UMKM naik kelas.
“Gelegar Lentera Ramadhan adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberdayakan UMKM agar naik kelas melalui digitalisasi. Dengan fasilitas QRIS Bank NTB Syariah, transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan aman bagi pedagang maupun pembeli. Kami ingin memastikan bahwa berkah Ramadhan tahun ini dirasakan secara nyata oleh para pelaku usaha lokal kita melalui kemudahan bertransaksi,” ujarnya.
Menurutnya, adaptasi teknologi menjadi keniscayaan bagi pelaku usaha kecil, terlebih di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengarah pada sistem pembayaran non-tunai.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus menjaga semangat digitalisasi di ekosistem pasar rakyat, Bank NTB Syariah juga menyiapkan doorprize menarik bagi seluruh UMKM yang aktif menggunakan QRIS selama gelaran berlangsung.
“Sebagai bentuk penghargaan, kami menyiapkan apresiasi bagi UMKM yang aktif bertransaksi melalui doorprize yang menarik menggunakan QRIS Bank NTB Syariah. Kami ingin para mitra UMKM tetap semangat berinovasi. Melalui kemudahan digital ini, inklusi keuangan syariah harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap produk perbankan syariah menjadi lebih luas dan merata,” tambah Nazaruddin.
Tak berhenti pada digitalisasi transaksi, Gelegar Lentera Ramadhan juga menghadirkan program GERAKS atau Gerakan Keuangan Syariah. Melalui program ini, masyarakat mendapatkan edukasi langsung mengenai manajemen keuangan berbasis prinsip syariah, termasuk pengenalan produk pembiayaan yang inklusif dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Sinergi antara Bank NTB Syariah dan Pemerintah Provinsi NTB ini diharapkan menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai pusat perputaran ekonomi syariah nasional.
Rangkaian kegiatan di Kabupaten Lombok Utara resmi ditutup pada 1 Maret 2026. Acara penutupan berlangsung khidmat dengan tausyiah dari Ustadz Faris BQ yang menghadirkan pesan spiritual tentang pentingnya keseimbangan antara ibadah dan ikhtiar ekonomi. Antusiasme masyarakat hingga hari terakhir menjadi bukti kuat bahwa integrasi literasi keuangan dan syiar keagamaan diterima dengan sangat baik.
Semarak Gelegar Lentera Ramadhan tidak berhenti di Lombok Utara. Pada 2 hingga 3 Maret 2026, kegiatan ini akan menyapa masyarakat Kota Bima dan dipusatkan di Masjid Agung Al-Muwahiddin. Dengan konsep yang serupa, bazar UMKM berbasis QRIS Bank NTB Syariah akan kembali digelar, disertai edukasi literasi keuangan syariah melalui program GERAKS.
Di Kota Bima, acara akan diisi tausyiah oleh Ustadz Abu Fida yang diharapkan semakin memperkuat pesan spiritual di balik gerakan pemberdayaan ekonomi umat. Melalui rangkaian kegiatan ini, Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya bahwa transformasi digital dan literasi keuangan syariah bukan sekadar program, melainkan gerakan berkelanjutan untuk membangun ekonomi daerah yang inklusif, modern, dan bernilai ibadah.








































