Lombokvibes.com, Lombok Utara – Bupati Lombok Utara H.Najmul Akhyar menyampaikan pidato yang mendalam pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Jumat, 18 Juli 2025.
Bupati Najmul menjadikan Rapat Paripurna Istimewa sebagai panggung penghormatan bagi rakyat dengan pidato yang penuh makna.
“Lombok Utara ini tidak akan menjadi seperti sekarang tanpa kerja keras petani, nelayan, buruh, pedagang, pelaku UMKM, dan semua masyarakat. Terima kasih karena telah ikut membangun daerah ini tanpa pamrih,” ucap Najmul di hadapan para tamu undangan yang memadati Ruang Sidang DPRD.
Dengan nada penuh penghargaan, Najmul menggarisbawahi bahwa kemajuan yang diraih, termasuk melonjaknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp6,8 miliar menjadi lebih dari Rp300 miliar, bukan semata hasil kerja pemerintah, tapi buah dari kolaborasi seluruh elemen.
“Ini bukan semata capaian eksekutif dan legislatif. Ini adalah kerja kolektif seluruh masyarakat Lombok Utara,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat mempolong merenten—gotong royong dalam budaya Sasak, yang menjadi roh dalam pembangunan daerah.
Di akhir pidatonya, Bupati menegaskan bahwa perbedaan pendapat di tengah masyarakat adalah hal wajar dalam demokrasi, namun tujuan besar tetap harus menjadi pegangan bersama.
Sementara itu, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri menambahkan bahwa pemerintahan yang dijalankannya bersama Bupati Najmul berkomitmen pada prinsip pelayanan yang cepat, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
Ia memaparkan sejumlah pencapaian awal pemerintahannya, seperti penurunan angka stunting menjadi 13,52 persen, pembangunan kampus baru di Gumantar, RS di Bayan, Mini Hospital di Gili Trawangan, dan rehabilitasi puskesmas.
Tak hanya itu, angka kemiskinan yang berhasil ditekan dari 43,12 persen menjadi 23,96 persen menjadi sorotan utama, diikuti program pemberdayaan ekonomi seperti pinjaman tanpa bunga untuk UMKM dan pengembangan sektor pariwisata melalui pembangunan rest area dan agrowisata.
Program sosial Jumat Bedah Rumah juga disebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak.
“Kami ajak semua pihak untuk terus bersatu, saling dukung, dan menjaga kebersamaan. Lombok Utara akan semakin kuat jika kita bergerak bersama,” tutup Kusmalahadi.
Sementara itu, Ketua DPRD KLU Agus Jasmani mengatakan, usia KLU yang akan memasuki 17 Tahun ini harus menjadi momentum untuk berbenah, meningkatkan pelayanan dan pembangunan menjadi lebih baik.
“Ya kita masih banyak PR, kedepannya semoga kita bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada. Semoga kemiskinan terus menurun, stunting terus menurun, namun kesejahteraan, kualitas pendidikan dan pembangunan terus meningkat,” ujar Agus Jasmani.

































