Lombokvibes.com, Lombok Utara – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT, resmi mengukuhkan 26 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Utara tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Hotel Medana Bay Marina, Jumat, 15 Agustus 2025.
Dalam upacara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Ketua DPRD KLU Agus Jasmani, Kapolres KLU AKBP Agus Purwanta, SIK, Pabung Dandim 1606 Mataram Letkol Inf Made Marjana, serta para orang tua dan tamu undangan, Wabup Kus bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.
Sebanyak 26 pelajar terbaik hasil seleksi ketat dari 126 peserta yang mendaftar, dinyatakan lolos menjadi anggota Paskibraka. Terdiri dari 14 laki-laki dan 12 perempuan, mereka akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan kemerdekaan RI ke-80 di Halaman Kantor Bupati Lombok Utara pada 17 Agustus mendatang.
Dalam amanatnya, Wabup Kus menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting yang menandai kesiapan para anggota Paskibraka dalam mengemban tugas mulia mengibarkan bendera pusaka.
“Tugas ini bukan hanya simbolis, tetapi juga wujud pengabdian, pengorbanan, dan cinta tanah air. Seperti para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa para Paskibraka adalah putra-putri pilihan yang diharapkan mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Jiwa nasionalisme, patriotisme, kepeloporan, dan kepemimpinan yang terbentuk selama masa pelatihan harus menjadi bagian dari kepribadian kalian. Apa yang telah didapatkan bukan akhir, tetapi awal perjalanan kalian untuk terus memberi dampak positif bagi lingkungan,” lanjutnya.
Wabup Kus turut memberikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, dan orang tua yang telah berperan dalam mendukung dan membimbing para anggota Paskibraka hingga mencapai tahap ini.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) KLU, Moh. Muldani, S.Sos., MM, menambahkan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan.
“Dari 126 peserta yang mendaftar, hanya 26 orang yang berhasil lolos. Mereka telah menjalani pelatihan intensif dan siap melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Upacara pengukuhan ditutup dengan pembacaan ikrar dan cium bendera sebagai simbol janji setia terhadap tanah air. Momentum ini menjadi awal perjalanan para anggota Paskibraka sebagai duta muda bangsa yang membawa semangat kemerdekaan ke tengah masyarakat.

































