Bupati Lombok Utara janji tuntaskan perbaikan ruas jalan strategis secara bertahap 

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan terus menjadi prioritas dalam APBD, baik murni maupun perubahan. 

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menyampaikan, meski keterbatasan anggaran membuat beberapa ruas jalan belum dapat ditangani secara menyeluruh, pemerintah daerah berkomitmen menuntaskan pembangunan secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang.

“Ruas-ruas jalan yang sudah dilaporkan masyarakat pasti ada yang kami tangani. Kalau belum bisa selesai seratus persen, kita harus sabar dulu. Pembangunan ini berkelanjutan, Insyaallah dalam empat sampai lima tahun ke depan sebagian besar bisa kita tuntaskan hingga seratus persen,” kata Najmul usai Rapat Paripurna di kantor DPRD KLU kemarin (22/9/2025).

Ia menjelaskan, sejak awal pemerintahannya, skala prioritas pembangunan jalan mencakup akses pendidikan dan kesehatan, jalan yang membuka keterisolasian wilayah, serta jalan penghubung antardesa. 

Selain itu, akses menuju kawasan dengan potensi ekonomi tinggi juga menjadi fokus, seperti ruas Senaru hingga Selelos yang telah diselesaikan lebih dahulu.

“Pertumbuhan ekonomi tidak lepas dari dukungan infrastruktur jalan. Karena itu, pembangunan tidak hanya sekadar membuka akses, tetapi harus memberi dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk jalan-jalan usaha tani yang menunjang sektor pertanian,” jelasnya.

Terkait aspirasi warga di Kecamatan Bayan yang memprotes kondisi jalan penghubung antara Akar-Akar dan Pawang Timpas, Najmul menegaskan tidak ada pengecualian dalam pembangunan infrastruktur. Ruas jalan yang belum tertangani, kata dia, akan tetap diupayakan penyelesaiannya.

Oleh karena itu, Najmul mengajak masyarakat untuk terus berkomunikasi dengan baik agar solusi dapat dicapai bersama. 

“Silakan sampaikan pendapat dengan cara yang baik, pasti kami terima. Saya selalu membuka diri, baik di rumah maupun kantor, untuk menerima usul dan proposal. Semua kesulitan pasti ada jalan keluarnya, tentu melalui komunikasi yang baik,” tuturnya.

Sebelumnya, warga menilai kondisi jalan tersebut membahayakan dan menghambat aktivitas. 

Kepala Dusun Temuan Sari, Desa Gunjan Asri, Sudirman, menyebut jalan itu bukan sekadar jalur transportasi biasa, melainkan akses utama untuk pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Jalan bergelombang, berlubang, dan berbatu, bahkan berubah menjadi kubangan lumpur ketika hujan.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *