CFD Lombok Utara selalu meledak pengunjung, Jalan Lingkar jadi solusi mendesak

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Antusiasme masyarakat terhadap Car Free Day (CFD) di Kabupaten Lombok Utara terus meningkat setiap pekannya. Kegiatan yang digelar setiap Minggu pagi di pusat Kota Tanjung ini bahkan mulai disebut warga sebagai “Pekan Masyarakat KLU”, karena tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah ekspresi budaya dan geliat UMKM lokal.

Ribuan warga tumpah ruah memadati jalan utama Tanjung sejak pagi hari. Namun, kemeriahan ini berdampak pada pengalihan arus kendaraan ke jalur alternatif yang dinilai masih sempit dan kurang memadai.

Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, menyampaikan bahwa keberadaan CFD sangat positif dan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Namun ia menekankan pentingnya ketersediaan akses jalan alternatif yang lebih representatif.

“CFD ini luar biasa, semangat masyarakat sangat tinggi dan UMKM hidup. Tapi kita juga harus pikirkan pengendara yang dialihkan. Jalan lingkar utara harus jadi perhatian,” ujarnya, kepada Lombokvibes, kemarin.

Sudirsah menegaskan, bahwa jalan lingkar utara menjadi satu-satunya jalur alternatif saat CFD berlangsung, sehingga pembangunan jalur tersebut harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. 

Saat ini, rute alternatif yang digunakan mengarah dari Pasar Tanjung menuju Lading-Lading, menembus Desa Montong, Langgem Sari hingga ke Sasak Narmada dan Karang Kates.

Ia mengungkapkan, DPRD NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, serta anggota Komisi V DPR RI untuk mengupayakan realisasi pembangunan jalan lingkar utara.

“Kami terus dorong Kementerian PUPR. Sudah ada sinyal, dan kami terus koordinasi. Tidak mungkin hanya mengandalkan APBD, karena anggarannya mencapai 700 juta, itu setengah dari APBD KLU,” kata Sudirsah.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menegaskan, bahwa proyek jalan lingkar utara menjadi prioritas pembangunan daerah. Ia menyebut bahwa Pemkab terus melakukan upaya maksimal agar pembangunan tersebut segera terealisasi.

“Kita tetap ikhtiarkan, ini masih on progress. Meskipun ada efisiensi dan berbagai tantangan, pembangunan jalan lingkar utara tetap menjadi prioritas,” ujar Najmul.

IMG_9056
(Foto: Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar/dok.lv)

Diharapkan, dengan terealisasinya proyek jalan lingkar utara, pelaksanaan CFD yang sudah menjadi ikon mingguan KLU bisa berjalan lebih lancar tanpa mengorbankan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *