Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pasca kasus penemuan jenazah mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Ni Made Vaniradya Puspa Nitra (19), di Pantai Nipah, Pemenang, pada 27 Agustus lalu, sejumlah pedagang lokal di lokasi mengaku sepi pengunjung.
Hal itu bermula dari beredarnya isu pembegalan yang berujung tragis di lokasi pantai. Namun, pihak kepolisian berhasil mengungkap pelaku dengan menetapkan Radiet Adiansyah (20) alias RA, alias teman korban, pada Sabtu 20/9/2025 lalu.
Setelah menetapkan status tersangka, Pihak Kepolisian kemudian menggelar reka ulang adegan atau rekonstruksi pada kasus tersebut, Kamis (25/09/2025).
Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka Radiet memperagakan sejumlah adegan dengan dua versi rekonstruksi. Yakni sesuai hasil penyidikan serta versinya sendiri di hadapan aparat kepolisian, jaksa, kriminolog, dan tim forensik. Proses berjalan terbuka dan disaksikan masyarakat sekitar.
Di tengah-tengah proses rekonstruksi tersebut, hadir pula Kepala Dusun Nipah Timur, Imam Efendi.

Saat ditemui di lokasi, Imam menyampaikan apresiasi kepada kepolisian yang berhasil menangkap pelaku sekaligus menepis isu liar yang sempat menyeret nama warga setempat.
“Alhamdulillah pelaku sudah ditangkap. Kami kecewa dengan tuduhan netizen yang menuding warga Nipah sebagai begal. Nyatanya, pelaku adalah orang dekat korban sendiri, bukan warga sini,” ujar Imam.
Ia menegaskan, pihaknya bersama warga siap menempuh jalur hukum terhadap akun-akun media sosial yang menyebarkan fitnah. Menurutnya, kasus ini justru menjadi bukti bahwa masyarakat Nipah tidak terlibat sama sekali.
Lebih lanjut, Imam mengimbau wisatawan agar tidak khawatir berkunjung ke Pantai Nipah. Ia memastikan kawasan tersebut tetap aman dan nyaman sebagai destinasi wisata unggulan Lombok Utara.
“Nipah aman dan nyaman untuk dikunjungi. Dalam waktu dekat kami bersama warga akan bermusyawarah membuat awik-awik untuk memperkuat keamanan, terutama di malam hari,” tambahnya.
Dengan adanya rekonstruksi dan penetapan tersangka, masyarakat diharapkan kembali tenang, sementara wisata Pantai Nipah tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.



































