NTB dorong masyarakat cerdas literasi keuangan digital

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Timur – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menguatkan upaya transformasi digital melalui peningkatan literasi keuangan digital sebagai langkah strategis dalam mendorong Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). 

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi literasi keuangan digital yang digelar di Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (16/7/2025).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, H. Yusron Hadi, ST., MUM, menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan lintas sektor dalam membangun masyarakat digital yang inklusif dan siap menghadapi perubahan teknologi.

“IMDI menjadi indikator penting untuk menilai sejauh mana kesiapan dan partisipasi masyarakat dalam era digital. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan digital, khususnya di Lombok Timur, agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara produktif dan aman,” ujar Yusron.

Sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap Visi Indonesia Digital 2045 dan tindak lanjut dari adopsi G20 Toolkit for Measuring Digital Skills and Digital Literacy, Pemerintah NTB menjadikan IMDI sebagai panduan dalam merancang kebijakan digital. 

Empat pilar utama dalam framework ini adalah infrastruktur dan ekosistem digital, keterampilan digital, pemberdayaan digital, serta pekerjaan dan peluang digital.

Data menunjukkan, nilai IMDI Kabupaten Lombok Timur mengalami penurunan dari 46,73 persen pada 2023 menjadi 44,48 persen pada 2024. Hal ini mempertegas pentingnya upaya berkelanjutan dalam peningkatan literasi digital di masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk mendorong peran aktif seluruh lapisan masyarakat—pemerintah, swasta, akademisi, hingga komunitas lokal—dalam memperkuat ekosistem digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Yusron juga menyoroti pentingnya kesadaran digital di tengah maraknya praktik judi online. Menurutnya, literasi digital yang kuat akan membantu masyarakat untuk lebih bijak dan selektif dalam beraktivitas di ruang digital.

“Platform digital dalam pilar pemberdayaan menempatkan pengguna, penyedia layanan, dan platform sebagai aktor utama yang saling berinteraksi. Aktivitas digital produktif seperti layanan keuangan, e-commerce, media sosial, dan pembelajaran daring menjadi indikator pengukuran pada subpilar ini,” jelasnya.

Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis yang berperan dalam pengembangan ekosistem keuangan digital. Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB membahas perluasan akses ekonomi melalui digital payment dan dukungan terhadap UMKM. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB menyampaikan materi tentang perlindungan konsumen digital, sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB memperkenalkan dasar-dasar investasi dan pasar modal. 

Selain itu, dari sisi keamanan siber, Dinas Kominfotik NTB memberikan edukasi tentang pentingnya keamanan transaksi digital, terutama dalam ekosistem e-commerce.

Pemerintah NTB berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah konkret dalam membentuk masyarakat yang tidak hanya melek digital, tetapi juga cerdas dan berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara positif.

“Harus bisa melek digital dan bisa memanfaatkan teknologi saat ini secara positif,” tegasnya.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *