Pemkab Lombok Utara genjot pembangunan rumah layak huni, puluhan unit rampung tahun ini

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka rumah tidak layak huni (RTLH). Melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP), tahun 2025 ini telah terbangun 23 unit RTLH yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPR-PKP KLU, Yaya Fradana, menjelaskan bahwa program tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah dengan kondisi bangunan belum layak secara fisik, seperti atap dan lantai yang belum permanen.

“RTLH ini diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya memiliki struktur bangunan tidak memadai dan belum layak secara fisik. Selain itu, penerima bantuan juga harus memiliki lahan yang jelas, artinya rumah dibangun di atas tanah milik sendiri atau dalam penguasaan yang sah,” kata Yaya.

Yaya menambahkan, pihaknya juga telah mengusulkan tambahan pembangunan RTLH dalam APBD Perubahan 2025. Dalam usulan tersebut, jumlah unit yang diajukan mencapai ratusan. Namun, realisasinya akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Berapa yang disetujui bergantung pada kondisi fiskal daerah. Pemerintah pasti menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. Yang jelas, kami ingin memperluas cakupan penerima manfaat,” ujarnya.

Jumlah 23 unit RTLH yang dibangun tahun ini belum termasuk rumah bantuan yang bersumber dari aspirasi anggota DPRD maupun dari pemerintah pusat dan provinsi. Dengan demikian, total rumah warga yang diperbaiki di Lombok Utara jumlahnya jauh lebih banyak jika seluruh sumber pendanaan digabungkan.

Dukungan terhadap program rumah layak huni juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRD KLU, Artadi, mengaku turut berkontribusi melalui dana aspirasinya yang digunakan untuk membangun 25 unit RTLH di sejumlah wilayah.

“Sebagai wakil rakyat, kami ikut mendorong agar masyarakat bisa tinggal di rumah yang layak. Tahun ini saya membangun 25 unit RTLH melalui dana aspirasi sebagai bagian dari komitmen bersama,” ungkap Artadi.

Program pembangunan RTLH menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu agar dapat menikmati tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *