Pengangguran di Lombok Utara turun ke angka 1%, Disnaker klaim job fair efektif

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Setelah sempat meningkat dalam dua tahun terakhir, angka pengangguran di Kabupaten Lombok Utara (KLU) disebut menunjukkan tren penurunan signifikan pada 2025. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga 2024, jumlah pengangguran terbuka di KLU tercatat sebanyak 2.829 orang atau di angka 1.85%.

Namun, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KLU menyebutkan angka tersebut turun drastis tahun ini, berkat program job fair yang digelar pemerintah daerah.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker KLU, Muhrim, menjelaskan, bahwa kegiatan job fair yang telah dilaksanakan dua kali sepanjang tahun terakhir dan berhasil menyerap lebih dari 600 tenaga kerja pada setiap gelaran. 

Ia menilai, program ini terbukti efektif menekan angka pengangguran dan membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

“Setiap kali job fair dilakukan, penurunan angka pengangguran langsung terasa. Ratusan orang terserap kerja, dan sebagian lainnya masih dalam proses tindak lanjut dengan perusahaan penyedia lapangan kerja,” ujar Muhrim, Rabu (29/10/2025).

Muhrim menambahkan, sebagian besar data terbaru belum terinput secara resmi ke BPS karena masih dalam proses verifikasi tahun berjalan. Namun, Disnaker memperkirakan angka pengangguran saat ini telah turun hingga berada di kisaran satu persen, atau sekitar 1.500 orang.

“Kalau melihat hasil job fair dan animo masyarakat, Bupati sangat antusias. Sekali pelaksanaan saja bisa menyediakan hingga 600 peluang kerja. Kami terus dorong agar program seperti ini dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Meski begitu, Muhrim mengakui masih ada kelompok yang sulit disentuh oleh intervensi ketenagakerjaan, yakni pekerja rentan berusia di atas 65 tahun yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

“Itu memang tidak bisa kita turunkan, karena mereka sudah tidak produktif lagi untuk bekerja,” tambahnya.

Disnaker KLU, kata Muhrim, terus memperkuat peran pembinaan dan pendampingan kepada para pencari kerja. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain memberikan bimbingan karier, pelatihan spesialisasi keterampilan, hingga membangun koneksi langsung dengan penyedia lapangan kerja di berbagai sektor.

“Kami tidak hanya berhenti pada pelatihan. Setelah peserta kami bimbing, kami juga bantu mereka agar bisa langsung terhubung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Komunikasi dengan penyedia lapangan pekerjaan selalu kami jaga,” tegasnya.

Dengan tren penurunan angka pengangguran ini, Disnaker KLU menyebut, angka kemiskinan di KLU yang saat ini berada di angka 23,96 persen (2024) akan terus mengalami penurunan signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!