Lombokvibes.com, Lombok Timur — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meresmikan RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur, Minggu (17/5). Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan memperkuat layanan kesehatan masyarakat di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.
Peresmian yang berlangsung di kompleks RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur itu turut dihadiri jajaran Muhammadiyah, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, hingga unsur pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit harus dibarengi dengan penguatan budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ia menyoroti meningkatnya persoalan kesehatan pada generasi muda akibat rendahnya aktivitas fisik dan penggunaan gawai berlebihan.
“Sekarang banyak anak mengalami diabetes, obesitas, hingga gangguan penglihatan karena kurang bergerak dan terlalu lama menggunakan gadget,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan kesehatan saat ini bukan hanya soal layanan medis, tetapi juga perubahan pola hidup masyarakat. Karena itu, edukasi hidup sehat dinilai menjadi langkah penting yang harus terus diperkuat.
“Membangun masyarakat berbudaya sehat jauh lebih penting daripada sekadar membangun rumah sakit,” katanya.
Sebagai bagian dari penguatan pola hidup sehat, Kemendikdasmen terus mendorong berbagai program pembiasaan di sekolah, salah satunya melalui gerakan Senam Anak Indonesia Hebat.
Abdul Mu’ti juga mengapresiasi Muhammadiyah NTB yang dinilai berhasil menghadirkan rumah sakit dengan semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kualitas layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan teknologi, tetapi juga sikap tenaga medis dalam melayani pasien.
“Kunci layanan kesehatan adalah keramahan dan ketulusan dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut kehadiran RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur akan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan terpercaya di daerah.
Ia menilai Muhammadiyah memiliki modal sosial yang kuat melalui budaya pengabdian, kepercayaan publik, serta tata kelola organisasi yang konsisten.
“Di mana pun rumah sakit Muhammadiyah hadir, selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Kepercayaan itu harus dijaga dengan pelayanan yang profesional dan penuh empati,” ujar Iqbal.
Pemerintah Provinsi NTB berharap keberadaan rumah sakit tersebut dapat memperluas akses layanan kesehatan masyarakat hingga kawasan penyangga di Lombok Timur.




























