Lombokvibes.com, Lombok Utara– Langkah PS Daygun Lombok Utara di ajang Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 harus terhenti di babak 64 besar setelah gagal mengamankan tiket ke fase 32 besar. Hasil imbang 1-1 melawan Al Farlaky FC Aceh Timur pada laga terakhir Grup F membuat wakil Lombok Utara tersebut finis di peringkat ketiga klasemen akhir.
Berdasarkan klasemen akhir Grup F, PSN Ngada keluar sebagai juara grup dengan lima poin, disusul Persikotas Kota Tasikmalaya dengan tiga poin. PS Daygun juga mengoleksi tiga poin dari tiga hasil imbang, namun kalah dalam produktivitas gol sehingga harus puas berada di posisi ketiga.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi, mewakili manajemen, official, dan seluruh keluarga besar PS Daygun menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada masyarakat Lombok Utara yang telah memberikan dukungan penuh selama perjalanan tim di kompetisi nasional.
“Melalui kesempatan ini, saya mewakili manajemen PSSI KLU, official, dan seluruh tim PS Daygun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hasil yang telah kita saksikan bersama,” ujarnya.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Nuna mengaku bangga terhadap penampilan para pemain yang dinilainya telah menunjukkan determinasi, mentalitas, dan semangat juang luar biasa sepanjang turnamen.
“Saya sangat bangga melihat permainan anak-anak. Mereka telah menunjukkan mental baja sebagai pemain sepak bola yang profesional dan memiliki daya juang yang luar biasa,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan PS Daygun, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga para donatur dan pelaku usaha yang ikut berkontribusi dalam perjalanan tim menuju kompetisi nasional.
“Terima kasih kepada masyarakat Lombok Utara, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh OPD, para pengusaha, donatur, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada PS Daygun,” ungkapnya.
Menurut Nuna, keikutsertaan PS Daygun di Liga 4 Nasional merupakan pencapaian yang patut dibanggakan karena berhasil membawa nama Lombok Utara bersaing di tingkat nasional.
“Kami sudah berusaha menunjukkan bahwa sepak bola Lombok Utara mampu sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Kami bangga sebagai putra daerah yang bisa membawa sepak bola Lombok Utara tampil di kompetisi nasional,” tegasnya.
Meski langkah PS Daygun terhenti, pencapaian tampil di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus modal penting untuk membangun prestasi sepak bola Lombok Utara di masa mendatang. Dukungan dan pembinaan berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan prestasi yang lebih baik pada kompetisi berikutnya. (*)




























