Lombokvibes.com, Lombok Utara – Kepala Desa Bayan, Satradi, meminta seluruh kepala dusun (kadus) di wilayahnya meningkatkan pengawasan terhadap kondisi sosial masyarakat, termasuk munculnya fenomena perempuan atau cewek midang (ngapel) ke rumah laki-laki yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial.
Hal itu disampaikan Satradi saat memimpin amanat pada upacara mingguan Pemerintah Desa Bayan yang diikuti seluruh perangkat desa dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di halaman Kantor Desa Bayan, Senin (6/7/2026).
Dalam arahannya, Satradi menegaskan bahwa perubahan zaman membawa tantangan baru yang harus diantisipasi bersama oleh pemerintah desa hingga tingkat dusun.
“Bayan yang dulu tidak sama dengan Bayan yang sekarang, KLU yang dulu tidak sama dengan KLU yang sekarang,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai persoalan sosial yang belakangan terjadi di Kabupaten Lombok Utara, seperti pencurian, pembobolan, hingga pergaulan bebas remaja, harus menjadi perhatian seluruh aparatur desa agar tidak berkembang di Desa Bayan.
Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin untuk melindungi generasi muda dari berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
“Dengan semakin bebasnya pergaulan, jangan sampai anak muda atau generasi kita, khususnya di Desa Bayan, terjerumus pada praktik perjudian, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang merugikan lainnya,” tegas Satradi.
Selain itu, ia juga menyoroti fenomena cewek midang atau perempuan yang datang mengunjungi rumah laki-laki. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu mendapat perhatian karena pernah memicu persoalan di Desa Bayan.
Satradi mengungkapkan, pemerintah desa sebelumnya menerima laporan adanya seorang perempuan dari luar daerah yang datang ke rumah seorang laki-laki di Desa Bayan hingga menimbulkan persoalan di lingkungan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh kepala dusun lebih aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, serta mengedukasi warga agar menjaga norma dan ketertiban sosial.
“Peran kepala dusun sangat penting dalam mendeteksi persoalan sejak dini sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” katanya.




























