Lombok Utara kini punya Dewan Kebudayaan untuk perkuat pelestarian budaya

Property of Lombokvibes media.
Property of Lombokvibes media.

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan kembali komitmennya terhadap pelestarian budaya daerah dengan melantik Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH pada Kamis (15/5) di Aula Kantor Bupati, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor: 90/018/Dikbudpora/2025.

Pelantikan ini dihadiri oleh Kapolres Lotara AKBP Agus Purwanta, S.I.K, Pabung Dandim 1606 Mataram Mayor Inf. Ngakan Made Marjana, Sekdis Dikbudpora KLU Ependi, M.Pd, para tokoh budaya, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Najmul menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota DKD yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pembentukan DKD bukan sekadar memenuhi struktur kelembagaan, melainkan bagian dari upaya serius untuk menjaga identitas budaya Lombok Utara.

“Alhamdulillah, hari ini kita memiliki lembaga yang memang fokus untuk menjaga kelestarian budaya KLU,” ujarnya.

Lombok Utara dikenal sebagai daerah yang kaya akan nilai-nilai adat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Namun, perkembangan zaman dan teknologi mulai menggerus ruang-ruang ekspresi budaya lokal. Hal ini, menurut Najmul, menjadi tantangan tersendiri bagi DKD dalam menjalankan perannya.

Para anggota DKD yang dilantik merupakan figur-figur yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam menjaga dan merawat tradisi budaya masyarakat. Najmul berharap, kehadiran mereka dapat membawa energi baru dalam upaya pelestarian budaya daerah.

“Tugas menjaga serta melestarikan budaya bukan hanya tanggung jawab DKD, tapi merupakan tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Bumi Tioq Tata Tunaq,” tegasnya.

Adapun susunan anggota DKD KLU periode 2025–2030 yang dilantik meliputi Kamardi, SH sebagai Ketua, Aki Tresna Bakti, S.Pd sebagai Wakil Ketua, Sandi Justitia Putra, S.I.Kom., MA sebagai Sekretaris, serta Nikrana, Nelda Hannia, Kabid Kebudayaan Dikbudpora KLU, dan Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda KLU sebagai anggota.

Pelantikan ini menjadi langkah awal DKD untuk menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan pelestarian budaya di era modern. 

Pemerintah daerah berharap, DKD bisa menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pelaku budaya, dan pemerintah untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya Lombok Utara di tengah perubahan zaman.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!