Bupati Najmul salurkan ZIS Baznas KLU, 122 mustahik terima bantuan usaha dan rumah layak huni

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara menyalurkan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada 122 mustahik dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara dan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu (12/8/2026), dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., Wakil Ketua I DPRD KLU Hakamah, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Perindagkop H. Haris Nurdin, jajaran Baznas KLU, serta para penerima manfaat.

Ketua Baznas KLU, Selamat Riadi, mengatakan distribusi ZIS tahun ini menjadi bagian dari upaya nyata Baznas dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu bantuan yang disalurkan adalah 40 unit gerobak produktif untuk pelaku usaha kecil. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mampu menyalurkan sekitar lima hingga enam unit gerobak.

“Peningkatan ini sejalan dengan upaya intensif Baznas dalam mendorong ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan,” ujar Selamat Riadi.

Selain gerobak produktif, Baznas KLU juga mendapat amanah dari Baznas Provinsi NTB untuk menyalurkan 30 unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat di sejumlah desa sasaran program Desa Berdaya, yakni Desa Malaka, Senaru, Bayan, dan Genggelang. Data penerima bantuan telah ditetapkan melalui sistem By Name By Address (BNBA) oleh pemerintah provinsi.

Selamat Riadi mengungkapkan hingga 12 Agustus 2026, penghimpunan ZIS Baznas KLU mencapai Rp3,23 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp2,15 miliar telah disalurkan melalui lima program utama, yakni KLU Takwa, KLU Peduli, KLU Makmur, KLU Sehat, dan KLU Cerdas.

Secara keseluruhan, sebanyak 8.375 mustahik telah merasakan manfaat dari berbagai program Baznas KLU sepanjang tahun 2026.

“Masih ada sisa anggaran yang akan terus kami salurkan hingga akhir tahun, termasuk distribusi triwulan ketiga dan keempat bagi masyarakat kurang mampu di 23 desa,” katanya.

Baznas KLU juga mencatat penerimaan off-balance sheet berupa hewan kurban dan zakat fitrah dengan nilai mencapai Rp24,5 miliar. Mulai tahun 2027, Baznas KLU berencana memasukkan penerimaan zakat fitrah ke dalam pembukuan resmi lembaga guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengumpulan dan penyaluran zakat melalui kebijakan pemotongan zakat sebesar 2,5 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Muslim di lingkungan Pemkab Lombok Utara.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun budaya berbagi sekaligus memastikan pengelolaan zakat berjalan secara teratur, transparan, dan berkelanjutan.

“Dana tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua Baznas Kabupaten Lombok Utara untuk dikelola dan disalurkan kepada para mustahik,” kata Najmul.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan etalase usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagian bantuan sebelumnya telah disalurkan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop), sementara lima penerima lainnya menerima bantuan secara simbolis pada acara tersebut.

Najmul memberikan apresiasi atas kinerja Baznas KLU yang dinilai aktif, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

“Alhamdulillah, semua kegiatan yang dilakukan oleh Baznas itu semuanya dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan ASN untuk terus meningkatkan kesadaran berzakat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada kegiatan tersebut turut diserahkan bantuan etalase UMKM dari dana Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua I DPRD Lombok Utara, Hakamah, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro di daerah.

Distribusi ZIS ini diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!