Lombokvibes.com, Mataram— Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Jumat (9/1/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan sekaligus langkah memperkuat kinerja birokrasi yang lebih efektif dan akuntabel.
Pelantikan dilakukan seiring perampingan struktur organisasi perangkat daerah yang diarahkan untuk menciptakan efisiensi, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak yang melekat pada individu, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Saya ingin menegaskan satu hal, jabatan bukan hak. Jabatan itu adalah amanah,” ujar Lalu Muhamad Iqbal di hadapan para pejabat yang dilantik.
Gubernur juga menegaskan bahwa proses penempatan pejabat dilakukan secara objektif dan profesional, tanpa mempertimbangkan afiliasi politik ataupun kepentingan personal. Menurutnya, hanya ada tiga indikator utama yang menjadi dasar penilaian.
“Kami mengabaikan afiliasi politik. Tidak ada yang personal bagi kami. Hanya tiga hal. Satu, loyalitas terhadap visi-misi. Dua, komitmen. Dan ketiga, kinerja,” tegasnya.
Sebagai bentuk penguatan akuntabilitas, seluruh pejabat yang dilantik diwajibkan menandatangani kontrak kinerja. Evaluasi akan dilakukan secara berkala, dan pejabat yang tidak mampu memenuhi target kinerja diminta secara terbuka untuk mengundurkan diri.
“Segera setelah pelantikan ini, kita akan menandatangani kontrak kinerja. Mereka yang tidak mencapai kinerja yang diharapkan, maka setelah enam bulan atau sebelum enam bulan, kita persilakan untuk mengundurkan diri,” kata Gubernur.
Selain soal kinerja, Gubernur juga memberikan peringatan tegas terkait profesionalisme pejabat, termasuk larangan keterlibatan keluarga dalam urusan kedinasan.
“Jangan sampai saya mendengar ada pasangan yang ikut campur dalam urusan profesional. Mereka yang dilantik inilah yang disumpah,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya integritas, komitmen, dan etos pengabdian dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk meniatkan setiap tugas sebagai bentuk ibadah dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan ini menandai komitmen Pemprov NTB dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan dipercaya publik.



































