Lombokvibes.com, Lombok Utara — Semangat membangun sumber daya manusia unggul terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata di kawasan utara Pulau Lombok. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, meresmikan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lombok Utara, Kamis (7/5/2026), sebagai langkah memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri.
Peresmian dan peninjauan gedung BLK tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi NTB, Kepala DPMPTSP Kabupaten Lombok Utara, Kepala BPVP Lombok Timur, kepala OPD terkait, serta unsur Forkopimda.
Di hadapan para tamu undangan, Wabup Kusmalahadi menegaskan bahwa Lombok Utara membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kompetensi dan sertifikasi sesuai kebutuhan industri, terutama sektor jasa dan pariwisata yang terus tumbuh.
“Kita ingin masyarakat Lombok Utara menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Peluang kerja terbuka luas, namun harus dibarengi dengan kemampuan dan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
Ia menyebutkan, tantangan terbesar saat ini adalah masih adanya kesenjangan antara kebutuhan dunia kerja dan kompetensi tenaga kerja yang tersedia. Karena itu, keberadaan BLK diharapkan menjadi pusat pengembangan keterampilan masyarakat, sekaligus membuka akses pelatihan yang lebih luas bagi generasi muda Lombok Utara.
“Melalui BLK ini, pemerintah daerah ingin menghadirkan pelatihan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan industri agar tenaga kerja kita memiliki daya saing, baik di NTB maupun di luar daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Lombok Utara, Evi Winari, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan gedung BLK bersumber dari APBD Tahun 2025 dan saat ini masih dalam tahap pemeliharaan.
Ia mengungkapkan, sejumlah fasilitas masih perlu dilengkapi secara bertahap, termasuk pembangunan asrama pelatihan serta fasilitas ramah disabilitas agar BLK dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Selain pembangunan fasilitas, DPMPTSP juga terus memperkuat kolaborasi dengan hotel-hotel dan sekolah menengah kejuruan (SMK) guna menciptakan link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri pariwisata di Lombok Utara.
“Harapannya lulusan SMK maupun peserta pelatihan bisa langsung terserap di dunia kerja karena kompetensi yang dimiliki sudah sesuai kebutuhan perusahaan,” jelasnya.
Keberadaan BLK ini diharapkan menjadi ruang lahirnya tenaga kerja lokal yang profesional, terampil, dan siap menyambut geliat investasi serta pertumbuhan pariwisata di Lombok Utara yang semakin berkembang.




























