Sempat disorot, retak Islamic Center Tanjung dipastikan non-struktural, PPK: Perbaikan sudah dimulai hari ini

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Retak dan kerusakan pada bangunan gerbang Islamic Center Masjid Agung Baiturrahman Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), sempat membuat heboh di kalangan masyarakat bahkan viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Pejabat PPK pembangunan Islamic Center Masjid Agung Baiturrahman Tanjung, Yaya Fradana memastikan kerusakan tersebut bukan kerusakan struktural dan bersifat minor.

Yaya menegaskan, bahwa bagian struktur utama bangunan tetap dalam kondisi aman. Kerusakan hanya terjadi pada bagian finishing yang berada di sisi kiri dan kanan bangunan.

“Retak-retak atau kerusakan di Islamic Center KLU itu sebenarnya kerusakan minor karena bukan di titik struktur dari bangunannya. Jadi dari pondasi itu dipasang lantai keramik, kolom sama baloknya itu tidak mengalami kerusakan, cuma di bagian kiri kanannya yang dipasang lantai keramik,” ujarnya kepada lombokvibes (10/3/2026).

Menurutnya, kerusakan tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi selama sekitar satu minggu terakhir di wilayah Gangga, Tanjung, hingga Pemenang. Kondisi tersebut menyebabkan tanah timbunan mengalami penurunan.

“Ini karena intensitas hujan yang tinggi selama seminggu terakhir di wilayah Gangga, Tanjung, Pemenang. Nah itu terjadi penurunan tanah akibat timbunan yang pernah kami cek. Setelah dapat laporan kami cek, dan saat ini sedang dilakukan perbaikan,” kata Yaya.

Ia menegaskan pekerjaan pembangunan Islamic Center tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan setelah kontrak berakhir pada Desember lalu. Karena itu, seluruh perbaikan menjadi tanggung jawab pelaksana tanpa menunggu proses tambahan.

“Pekerjaan ini masih masa pemeliharaan selama enam bulan, Desember habis kontraknya. Material sudah datang, kami bersama-sama melihat dilakukan perbaikan, dimulai dari tadi pagi,” jelasnya.

Pihaknya juga mengapresiasi peran masyarakat dan media yang cepat menyampaikan informasi terkait kerusakan tersebut. Menurutnya, laporan yang masuk justru membantu percepatan penanganan di lapangan.

“Harapan ke depan ya kita bisa bersama-sama, kalau bisa klarifikasi dulu, biar kita jelaskan seperti apa. Pada dasarnya saya pribadi sangat mengapresiasi peran masyarakat dan media dalam mengawasi kami, sehingga kami terbantu. Ketika ada kerusakan dilaporkan, ya kami langsung bertindak. Kami berusaha memberikan layanan terbaik dalam kegiatan infrastruktur di KLU,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!