Lombokvibes.com, Lombok Timur— Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah bersiap menyambut terbentuknya kabupaten baru bernama Kabupaten Lombok Selatan.
Mengutip Ayobandung, Kabupaten Baru akan mencakup delapan kecamatan dengan total luas sekitar 422,97 km² dan jumlah penduduk mencapai 251.045 jiwa.
Pemekaran ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mendekatkan akses administrasi kepada masyarakat. Kabupaten Lombok Selatan direncanakan akan beribukota di Terara.
Kecamatan yang Akan Bergabung dalam Kabupaten Lombok Selatan:
1. Jerowaru
2. Terara
3. Sakra Barat
4. Sakra
5. Keruak
6. Sakra Timur
7. Montong Gading
8. Sikur
Yang menarik, meskipun bernama Lombok Selatan, wilayah administratif kabupaten baru ini akan menjangkau hingga ke bagian utara, melewati kawasan kaki Gunung Rinjani, termasuk kawasan Tetebatu dan Pesanggrahan.
Dengan masuknya kecamatan Sikur dan Montong Gading, sejumlah destinasi wisata unggulan yang selama ini menjadi ikon Lombok Timur, seperti Pantai Pink, Tanjung Ringgit, Tetebatu, dan Otak Kokok Joben, secara administratif akan bergeser menjadi bagian dari Kabupaten Lombok Selatan.
Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Lombok Timur. Sebagian pihak menyambut positif pemekaran sebagai peluang mempercepat pembangunan daerah yang selama ini merasa terabaikan, sementara pihak lain khawatir akan kehilangan identitas dan potensi wisata yang telah menjadi bagian penting dari Lombok Timur selama ini.
Apa Dampaknya bagi Wisata dan Ekonomi?
Perpindahan wilayah administratif ini diprediksi akan mengubah peta wisata dan strategi promosi daerah. Pemerintah daerah perlu melakukan penyesuaian dan kolaborasi agar potensi wisata tetap terkelola dengan baik dan tidak menimbulkan kebingungan di kalangan wisatawan.
Sampai saat ini, proses pembentukan Kabupaten Lombok Selatan masih menunggu tahapan administratif dan persetujuan lebih lanjut dari pemerintah pusat.








































