Ardianto SH gaungkan perang kolektif melawan narkoba di Lombok Utara, dimulai dari keluarga hingga gerakan desa

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Ancaman narkoba dinilai semakin mengkhawatirkan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lombok Utara, Ardianto SH, menyerukan gerakan bersama untuk melawan bahaya narkotika yang kian masif dan tidak lagi mengenal batas usia maupun profesi.

Menurut Ardianto, pemberantasan dan pencegahan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga keluarga sebagai benteng pertama.

“Harus kerja sama melawan narkoba ini. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak seperti polisi misalnya, melihat kondisi saat ini di semua lini berpotensi terpapar narkoba,” ujar Ardianto, Senin (17/02/2026).

Politisi senior tersebut menilai, pola peredaran narkoba saat ini semakin kompleks dan menyusup ke berbagai lini kehidupan. Karena itu, pendekatan represif saja tidak cukup. Pencegahan sejak dini harus diperkuat melalui edukasi, pengawasan, serta pembentukan lingkungan sosial yang sehat.

Ia menegaskan, peran aktif masyarakat sangat krusial dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci utama agar generasi muda tidak mudah terjerumus.

“Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam melakukan pencegahan sejak dini. Mulailah dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Orang tua harus lebih peka dan peduli terhadap pergaulan anak-anaknya,” tegasnya.

Ardianto juga mengajak warga untuk memperkuat kepedulian di tingkat dusun dan desa. Menurutnya, lingkungan tempat tinggal harus menjadi ruang aman yang saling mengawasi dan melindungi.

“Kalau di tingkat dusun dan desa sudah kompak, saling mengingatkan dan peduli, maka ruang gerak peredaran narkoba bisa dipersempit,” katanya.

Ia berharap, komitmen bersama dalam memerangi narkoba tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan. Dengan kolaborasi semua unsur, Ardianto optimistis Lombok Utara dapat memperkuat ketahanan sosial dan melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Jangan tunggu ada korban di sekitar kita baru bergerak,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!