Astra Motor latih Satpol PP KLU, dorong budaya berkendara yang aman

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat, PT Astra Motor NTB menggelar pelatihan safety riding yang menyasar aparatur pemerintah daerah, khususnya anggota Satpol PP Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kegiatan edukatif ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Utara pada Minggu, 28 Juli 2025.

Langkah ini menjadi bentuk kolaborasi konkret antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendorong perilaku berkendara yang lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab di jalan raya. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., yang secara resmi membuka kegiatan. Turut hadir pula Asisten I Setda KLU Atmaja Gumbara, SP., Kabid Trantibum dan Linmas Pol KLU I Nengah Suandera, serta jajaran tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inisiatif Astra Motor yang dinilai sangat relevan dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, pelatihan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk menciptakan masyarakat yang lebih tertib dan sadar hukum, terutama dalam berlalu lintas.

“Satpol PP memiliki mobilitas tinggi dan peran penting dalam menjaga ketertiban umum. Dengan pelatihan ini, mereka bisa menjadi contoh di jalan raya sekaligus menjadi penyampai edukasi ke masyarakat,” ujar Kusmalahadi.

Ia menambahkan, bahwa edukasi semacam ini tidak boleh berhenti di ruang pelatihan. Para peserta diminta benar-benar menerapkan ilmu yang diperoleh serta menyebarkannya ke lingkungan sekitar.

“Kalau ilmunya langsung diterapkan dan disampaikan ke masyarakat, saya yakin angka kecelakaan di Lombok Utara bisa ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wimajaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Astra Motor dalam mengedukasi masyarakat NTB tentang pentingnya keselamatan saat berkendara.

“Lebih dari 99 persen masyarakat kita menggunakan sepeda motor, tapi banyak yang belum benar-benar paham bagaimana cara berkendara yang aman. Karena itu, kami menyasar Satpol PP dan komunitas bikers untuk menjadi role model di jalan raya,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali dengan teori dan praktik berkendara yang sesuai standar keselamatan, mulai dari teknik dasar hingga cara menghadapi situasi darurat di jalan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membentuk pola pikir baru di kalangan aparatur daerah, sekaligus memperluas jaringan edukasi keselamatan berkendara di tingkat masyarakat umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!