Lombokvibes.com, Lombok Utara – Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, melakukan mutasi dan pelantikan terhadap 16 pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
Agenda mutasi yang digelar Rabu pagi (10/9/2025) pukul 07.30 WITA ini menjadi langkah penyegaran birokrasi dalam rangka peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah.
Dalam keputusan bernomor 225/1190/BKPSDM/IX/2025, sejumlah pejabat dilantik untuk menduduki jabatan baru di berbagai perangkat daerah.
Berikut daftar lengkap nama pejabat yang dimutasi beserta jabatannya:
- Anding Duwi Cahyadi, SSTP, MM dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan
- Husnul Ahadi, SKM dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Drs. Rusdianto, M.Si dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Ir. Mochamad Wahyu dilantik Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah (III)
- Atmaja Gumbara dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Malasiswadi S.Kom dilantik sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
- Sahabudin, S.Sos., M.Si dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman
- Ir.Hermanto dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Daerah
- Gatot Sugihartono, S.T Dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah
- Tri Darma Sudiana, S.STP dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah
- Drs Ainal Yakin dilantik sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
- H. Suhardi dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
- Adenan S.Pd M.Pd dilantik sebagai Kepala Kesbangpol
- Moh.Muldani dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
- Rusdi ST MM dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Kahar Rijal ST., MT dilantik sebagai Staff Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
Bupati Najmul Akhyar menegaskan, rotasi pejabat ini merupakan kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja cepat, dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Mutasi pejabat eselon II ini juga disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah, serta memastikan program-program prioritas pemerintah daerah berjalan sesuai target.








































