Lombokvibes.com, Lombok Utara – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), Ardianto, S.H., menegaskan bahwa persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama masyarakat dalam kegiatan reses keempat tahun ini. Selain jalan dan penerangan lingkungan, aspirasi lain yang mencuat adalah dorongan peningkatan alokasi dana desa (ADD).
Ardianto menjelaskan, reses kali ini dilaksanakan bersama Fraksi PKB dengan melibatkan ratusan warga dari berbagai kecamatan. “Kami menghadirkan sekitar 150 orang. Masing-masing konstituen membawa 75 peserta” ujarnya usai reses di Tegal Maja, Tanjung (16/10/2025).
Menurutnya, di hampir semua lokasi reses, masyarakat menyampaikan kebutuhan serupa, yakni perbaikan jalan lingkungan, penataan permukiman, alat banjar, hingga penambahan lampu jalan. Namun yang paling menonjol, katanya, adalah desakan dari para kepala desa agar pemerintah daerah meninjau kembali besaran ADD.
“Banyak kepala desa berharap ADD bisa ditingkatkan. Saat ini porsinya minimal 10 persen. Kami akan bahas bersama pemerintah daerah, apakah ada ruang fiskal untuk menambahnya,” kata Ardianto.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa ruang fiskal daerah tengah terbatas akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. “Sekarang ini pengurangan dana transfer mencapai Rp180 hingga Rp200 miliar. Kami di DPRD masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Keuangan,” ungkapnya.
Selain soal dana desa, sejumlah infrastruktur besar juga menjadi prioritas usulan warga, seperti pembangunan Jembatan Langkah Jaran yang menghubungkan Leong Barat dan Leong Tengah, serta jembatan penghubung antara Tanjung dan Tegal Maja di Lendang Sebali.
“Permintaan perbaikan infrastruktur ini hampir muncul di semua titik reses. Masyarakat ingin akses antar dusun dan desa bisa lebih baik, karena itu berdampak langsung pada aktivitas ekonomi,” tutur Ardianto.
Ia memastikan seluruh hasil reses akan dibawa ke DPRD untuk dibahas bersama pemerintah daerah dalam penyusunan program prioritas mendatang. “Kami ingin aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan. Harapannya, tahun depan ada progres nyata di lapangan,” pungkasnya.










































