KLU jadi Tuan Rumah MTQ NTB 2027, Wabup minta kepastian anggaran dari Provinsi

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, MATARAM – Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20-30 Juni 2027.

Namun, di balik persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara masih menunggu kepastian besaran dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi NTB agar kebutuhan penyelenggaraan dapat direncanakan melalui APBD daerah.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan MTQ XXXII Tingkat Provinsi NTB di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur NTB, Selasa (3/11/2026).

Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menegaskan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah. Ia menyebut pelaksanaan MTQ juga diharapkan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Lombok Utara pada 21 Juli 2027.

“Insyaallah Kabupaten Lombok Utara siap menjadi tuan rumah MTQ ke-32 tingkat Provinsi NTB. Jadi kami niatnya ingin menjadikan MTQ ini sebagai rangkaiannya HUT KLU,” ujar Kusmalahadi.

Menurutnya, perubahan jadwal dari rencana awal Maret-April menjadi Juni 2027 memberikan ruang persiapan yang lebih panjang bagi pemerintah daerah.

“Kita ingin dengan dilaksanakan di pertengahan tahun persiapannya juga lebih matang,” katanya.

Meski demikian, Pemkab KLU meminta kepastian mengenai besaran anggaran yang akan dialokasikan Pemprov NTB. Kepastian tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah bisa menghitung kebutuhan dan menyiapkan dukungan pendanaan melalui anggaran daerah.

“Kami ingin mendapat kepastian dari Provinsi NTB besaran anggaran yang dilontarkan untuk pelaksanaan ini sehingga kami di daerah bisa mengalokasikan sejumlah anggaran untuk pelaksanaan,” tegasnya.

Selain persoalan anggaran, Kusmalahadi juga meminta agar Surat Keputusan (SK) penetapan Lombok Utara sebagai tuan rumah segera diterbitkan.

Menurutnya, kepastian melalui SK diperlukan agar koordinasi dengan berbagai pihak dapat dilakukan lebih awal, sehingga persiapan teknis maupun kebutuhan penyelenggaraan tidak terkendala.

“Yang paling penting adalah supaya pelaksanaan ini bisa berjalan dengan baik, tentu SK penetapannya kami ingin dipercepat sehingga koordinasi-koordinasi dengan beberapa pihak itu bisa kita lakukan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, AK, memastikan MTQ ke-32 tingkat Provinsi NTB akan berlangsung di Kabupaten Lombok Utara pada 20-30 Juni 2027.

Ia menegaskan bahwa MTQ tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi ajang penguatan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus bagian dari upaya mewujudkan NTB sebagai Bumi Serambi Al-Qur’an.

“Kita semua berkomitmen penuh, MTQ ini harus benar-benar menjadi ajang tilawatil Quran yang substantif dan bermakna, bukan sekadar seremonial belaka,” tegas Abul Chair.

Penetapan jadwal pada Juni 2027 merupakan tindak lanjut atas usulan Pemkab KLU yang meminta pelaksanaan MTQ diundur dari rencana awal Maret-April.

Jadwal tersebut juga dipertimbangkan agar tidak berbenturan dengan pelaksanaan MTQ tingkat nasional yang diperkirakan berlangsung pada Agustus 2027.

Dengan kepastian waktu tersebut, Pemkab Lombok Utara diharapkan memiliki ruang yang cukup untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, termasuk pembinaan kafilah dari kabupaten/kota se-NTB.

Terkait pendanaan, Abul Chair meminta agar Pemkab KLU terus berkoordinasi dengan Pemprov NTB untuk memastikan skema pembiayaan yang transparan, efisien, dan profesional.

Ia juga mengingatkan agar keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas penyelenggaraan, mulai dari substansi kegiatan, pembinaan peserta, hingga objektivitas penilaian.

“Keterbatasan fiskal tidak boleh mengurangi kualitas acara, justru kita dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan bersinergi agar MTQ ke-32 ini berjalan sukses, bermartabat, dan meninggalkan warisan positif bagi Lombok Utara,” ujarnya.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, tahapan berikutnya adalah memperkuat koordinasi antarpemerintah daerah serta memastikan kesiapan anggaran dan teknis agar pelaksanaan MTQ ke-32 tingkat Provinsi NTB di Lombok Utara berjalan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!