Lombokvibes.com, Lombok Utara — Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi menjadi tuan rumah Festival Lasqi Nusantara Jaya Tingkat Provinsi NTB 2025.
Pembukaan berlangsung meriah di Lapangan Umum Tioq Tata Tunaq, Tanjung, Kamis 13 November 2025, dipimpin langsung oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.Ip., M.Si., dan dihadiri para kepala daerah, ketua Lasqi kabupaten/kota, unsur Forkopimda, OPD, hingga ratusan peserta dari seluruh NTB.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Lombok Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan lomba seni qasidah tingkat provinsi tersebut.
Ia menegaskan, bahwa kesempatan ini merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk membuktikan kesiapan daerah dalam mengelola event berskala provinsi.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan jajaran provinsi yang hadir, sembari meminta maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyambutan. Menurutnya, kesederhanaan Lombok Utara justru menjadi ciri khas yang mencerminkan kehangatan masyarakat daerah yang masih berusia 17 tahun ini.
“Lombok Utara baru saja meraih prestasi nasional sebagai kabupaten dengan penurunan angka kemiskinan tertinggi di Indonesia, serta penghargaan sebagai pengelola keuangan terbaik di NTB,” tambahnya.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa Lombok Utara memiliki keunikan yang jarang dimiliki daerah lain: kehidupan antarumat beragama yang sangat rukun dan harmonis.
Ia mengaku nyaman setiap berkunjung ke Lombok Utara karena kekompakan sosial masyarakatnya, sekaligus menilai daerah muda ini memiliki peluang besar untuk membangun tata kota dan perencanaan jangka panjang yang lebih ideal.
“Pemerintah provinsi mengapresiasi komitmen Lombok Utara dalam memberi ruang bagi UMKM pada setiap gelaran kegiatan,” ujar Iqbal.
Gubernur menekankan, bahwa kegiatan budaya, termasuk Lasqi, harus menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia mendorong Lasqi NTB untuk terus berinovasi agar seni qasidah tidak hanya bertahan, tetapi berkembang sebagai produk budaya yang membanggakan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Lasqi Nusantara Jaya NTB, Sinta Agathia Iqbal, mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi babak baru perjalanan Lasqi NTB setelah resmi terdaftar di kementerian dengan nama Lasqi Nusantara Jaya. Ia mengapresiasi kesiapan Lombok Utara yang sanggup menjadi tuan rumah dalam waktu persiapan yang sangat singkat, kurang dari satu bulan, namun tetap mampu menghadirkan penyelenggaraan yang komprehensif.
Menurutnya, NTB memiliki reputasi kuat di tingkat nasional dalam seni qasidah, sehingga penting untuk menjaga ritme kompetisi, inovasi, dan ruang belajar antardaerah.
“Semoga festival ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi wadah kolaborasi yang memperkuat seni Islami di NTB.” harapnya.
Festival Lasqi Nusantara Jaya berlangsung selama tiga hari, 13–15 November 2025, dan diikuti tujuh kabupaten/kota se-NTB: Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Tengah, Kota Mataram, serta Lombok Utara sebagai tuan rumah. Ajang ini menampilkan qasidah klasik hingga modern dengan berbagai kreasi, menjadi salah satu event budaya tahunan yang memperkaya khazanah seni daerah.
Dengan semangat kolaborasi, kesederhanaan, dan prestasi yang terus berkembang, Lombok Utara kembali menunjukkan bahwa daerah muda pun dapat menjadi pusat aktivitas budaya yang inklusif dan bernilai tinggi bagi masyarakat NTB.





































