Lombokvibes.com, Lombok Tengah– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi dibuka di Lombok Tengah, Selasa (9/6/2026). Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri Gubernur NTB, kepala daerah se-NTB, jajaran LPTQ, kafilah dari 10 kabupaten/kota, serta ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengusulkan pembentukan dana bersama yang melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota di NTB untuk memperkuat syiar Al-Qur’an.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ menjadi momentum membangun komitmen kolektif dalam mendukung program-program keagamaan berbasis Al-Qur’an di daerah.
“Kalau ada aturan yang memungkinkan sepuluh kabupaten/kota di NTB untuk urunan bagi syiar Al-Qur’an, kami siap berkontribusi. Jika dikumpulkan bersama, nilainya bisa mencapai sekitar Rp10 miliar untuk membumikan Al-Qur’an di NTB,” ujarnya.
Pathul juga mengapresiasi seluruh daerah yang telah berpartisipasi dalam pawai ta’aruf. Ia mengungkapkan, sejumlah lomba pendukung telah digelar sebelum pembukaan resmi MTQ, termasuk lomba desain logo dan desain piala MTQ XXXI NTB.
Pada lomba pawai ta’aruf, Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih juara pertama, disusul Kota Mataram di posisi kedua dan Kabupaten Sumbawa di peringkat ketiga. Sementara penghargaan favorit diberikan kepada Kabupaten Lombok Timur.
Selain itu, Pathul memaparkan berbagai program penguatan syiar Al-Qur’an yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, salah satunya pemberangkatan umrah bagi para hafiz dan hafizah.
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 520 penghafal Al-Qur’an telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemkab Lombok Tengah juga memberikan penghargaan kepada para guru ngaji serta menyediakan beasiswa pendidikan kedokteran bagi 18 hafiz 30 juz.
“Mereka yang hafal 30 juz kami gratiskan kuliah kedokterannya. Program ini didanai melalui gotong royong para aparatur sipil negara,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum LPTQ Nasional, Muchlis Muhammad Hanafi, mengapresiasi pelaksanaan MTQ XXXI NTB yang dinilai berlangsung megah dan berkelas.
Menurutnya, atmosfer MTQ tingkat provinsi di NTB terasa seperti pelaksanaan MTQ tingkat nasional. Ia juga menilai NTB memiliki rekam jejak kuat dalam penyelenggaraan event keagamaan, termasuk saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2016.
“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkenalkan nilai-nilai Islam yang damai dan moderat kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, tradisi Al-Qur’an yang terus dijaga masyarakat NTB telah melahirkan banyak prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus tumbuh menjadi sumber kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Prestasi yang diraih kafilah NTB membuktikan generasi daerah memiliki kemampuan besar untuk bersaing di tingkat nasional,” katanya.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB diikuti ratusan peserta dari 10 kabupaten/kota se-NTB dan mempertandingkan berbagai cabang musabaqah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat syiar Islam dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.




























