NTB genjot MICE, pariwisata NTB tak lagi musiman

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Barat – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menempatkan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/Event) sebagai ujung tombak dalam mendongkrak pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat membuka kegiatan media gathering bersama 90 wartawan parlemen dan Sekretariat Jenderal MPR RI di Hotel Aruna Senggigi, Jumat (11/7).

Menurutnya, pengembangan MICE menjadi solusi strategis untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata NTB di luar musim kunjungan wisatawan mancanegara yang biasanya hanya padat pada bulan Mei hingga September.

“Kami ingin NTB tidak hanya ramai saat musim liburan internasional, tetapi juga aktif sepanjang tahun. Karena itu, kami targetkan minimal dua event besar setiap bulan antara September hingga Mei,” jelas Gubernur Iqbal.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menciptakan arus kunjungan wisata yang merata serta menstabilkan harga tiket penerbangan melalui mekanisme subsidi silang.

“Ketika load factor pesawat rendah, harga tiket otomatis naik. Tapi dengan adanya event rutin, okupansi meningkat dan harga bisa lebih terjangkau. Ini sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha di sektor pendukung seperti hotel, transportasi, hingga UMKM,” ujarnya.

Strategi MICE ini sejalan dengan semangat NTB sebagai tuan rumah berbagai event internasional seperti MotoGP, serta kesiapan infrastruktur pariwisata yang terus ditingkatkan.

Gubernur Iqbal juga menegaskan, bahwa pengembangan MICE akan menjadi bagian integral dari prioritas pembangunan NTB, yang difokuskan pada tiga pilar utama: pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan transformasi NTB menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Selain kekuatan pariwisata, NTB juga dikenal dengan potensi besar lainnya, seperti tambang emas terbesar di Pulau Sumbawa, produksi udang vaname yang menyumbang 20 persen dari total nasional, serta produksi jagung yang tahun ini ditargetkan mencapai 1,5 juta ton.

Sementara, Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, yang hadir dalam kegiatan ini, mengapresiasi kesiapan dan potensi NTB sebagai tuan rumah media gathering. Ia berharap para jurnalis parlemen dapat turut menyuarakan potensi NTB ke tingkat nasional.

“NTB memiliki kombinasi lengkap: alam yang indah, fasilitas yang siap, dan semangat untuk berkembang. Saya berharap ini menjadi momentum untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” kata Siti.

Melalui pengembangan sektor MICE yang terencana dan berkelanjutan, NTB kini menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga tangguh secara strategi dan manajemen industri pariwisata modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!