Sekolah Rakyat pertama di NTB siap dibangun di Lombok Utara, target beroperasi Juli 2026

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara — Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan menjadi tempat dibangunnya Sekolah Rakyat (SR), program besutan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran.

Pembangunan SR di Lombok Utara direncanakan akan dimulai pada Desember 2025. Pembangunan SR pertama dan satu-satunya di Nusa Tenggara Barat akan resmi dimulai di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan. 

Sekolah ini menjadi proyek percontohan nasional yang digagas pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa.

Berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare, Sekolah Rakyat Lombok Utara akan dibangun secara permanen dengan fasilitas lengkap layaknya sekolah modern berasrama. Di dalamnya akan tersedia ruang belajar, asrama siswa, kantin, sarana ibadah, hingga lapangan olahraga.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Utara, Faturrahman, mengatakan proses tender saat ini sedang berlangsung. Peletakan batu pertama ditargetkan dilakukan pada Desember mendatang.

“Pembangunan ini bersifat multi years dengan total anggaran sekitar Rp 250 miliar yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tim Satker dari provinsi sudah bertemu langsung dengan Bupati, dan dipastikan pembangunan dimulai tahun ini,” ungkapnya, kemarin.

Jika berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat ini akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru Juli 2026. 

Pembangunannya nanti, diharapkan menjadi model pendidikan inklusif yang menyentuh masyarakat lapisan bawah, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Utara, Agus Jasmani, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat hingga program nasional ini dapat direalisasikan di Lombok Utara.

“Inilah bukti nyata komitmen Pemda dalam memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan. Kami berharap Sekolah Rakyat ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Sebuah ruang tumbuh bagi generasi Lombok Utara yang unggul dan berkarakter,” kata politisi PKB itu.

Agus juga menekankan pentingnya pengawasan ketat selama proses pembangunan dan setelah sekolah beroperasi nanti. Monitoring dan evaluasi, menurutnya, menjadi kunci agar kualitas pendidikan dan fasilitas yang disediakan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara ini menjadi momentum penting bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *