Lombokvibes.com, Lombok Utara– Kabar membanggakan datang dari RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tiga dokter umum yang bertugas di rumah sakit daerah tersebut berhasil meraih Juara 1 Neuro Battle Kategori Dokter Umum dalam ajang 1st Lombok SYNAPS 2026, sebuah kompetisi ilmiah bidang neurologi yang diikuti tenaga medis dari berbagai daerah.
Ketiga dokter tersebut adalah dr. Padlia, dr. Made Rika Anastasia Pratiwi, dan dr. Baiq Amalia Utami. Mereka berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi yang berlangsung ketat hingga babak final.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi RSUD Kabupaten Lombok Utara, ketiganya tampil gemilang pada Final Pertempuran Neurologi yang digelar pada 20 Juni 2026 di Golden Palace Hotel, Mataram. Dengan ketajaman analisis klinis, pemahaman ilmu neurologi yang kuat, serta kerja sama tim yang solid, mereka berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai institusi kesehatan.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi RSUD Kabupaten Lombok Utara sekaligus menunjukkan kualitas sumber daya manusia kesehatan yang dimiliki daerah.
Pihak RSUD KLU menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen rumah sakit dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis melalui berbagai kegiatan ilmiah dan pengembangan profesional berkelanjutan.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen RSUD Kabupaten Lombok Utara dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, sekaligus menghadirkan pelayanan medis yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tulis RSUD KLU dalam unggahan resminya.
Atas capaian tersebut, manajemen RSUD KLU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada ketiga dokter yang telah mengharumkan nama rumah sakit dan Kabupaten Lombok Utara di tingkat regional.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, serta memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
Prestasi yang diraih oleh dr. Padlia, dr. Made Rika Anastasia Pratiwi, dan dr. Baiq Amalia Utami juga menjadi bukti bahwa tenaga medis di Lombok Utara mampu bersaing dan berprestasi di ajang ilmiah bergengsi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.
(Redaksi/Lombokvibes.com)




























