Lombokvibes.com, Lombok Utara– Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, membuka Open Turnamen Pemuda Dasan Gelumpang Cup II di Dusun Dasan Gelumpang, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, Jumat (31/7/2026). Turnamen yang diikuti 31 klub se-Kecamatan Bayan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan bakat sepak bola di Lombok Utara.
Turut hadir Ketua Askab PSSI Lombok Utara H. Raden Nuna Abriadi, Camat Bayan Johansyah, Kapolsek Bayan, Kepala Desa Andalan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pecinta sepak bola.
Dalam sambutannya, Wabup Kusmalahadi menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan fasilitas olahraga di wilayah Bayan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi lapangan sepak bola Dasan Gelumpang yang diharapkan dapat diratakan agar lebih layak digunakan untuk kompetisi maupun pembinaan atlet.
Selain infrastruktur, Wabup menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan turnamen bukan hanya mencari tim terbaik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan klub sepak bola di Kecamatan Bayan.
“Turnamen ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi. Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga nama baik klub, dan mengutamakan keselamatan selama pertandingan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak bermain kasar dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan sesama pemain.
“Ini turnamen antar kita sendiri, sesama warga Kecamatan Bayan. Jaga keselamatan diri dan pemain lain, serta tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI KLU H. Raden Nuna Abriadi mengatakan sepak bola telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Lombok Utara. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai kompetisi yang digelar sepanjang tahun.
“Sepak bola sudah menjadi napas keseharian masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Saat ini kita sedang menggelar Liga 4 Bupati Cup, kemudian pekan depan ada Liga Merenten, dan masih banyak turnamen lainnya,” katanya.
Menurutnya, Kecamatan Bayan menjadi salah satu wilayah yang aktif menggelar kompetisi sepak bola. Sebelum Dasan Gelumpang Cup, sejumlah turnamen besar juga telah berlangsung di Akar-Akar, Sukadana, dan Loloan.
“Banyaknya kompetisi menunjukkan geliat sepak bola Lombok Utara semakin berkembang dan diminati berbagai kalangan,” ujarnya.
Raden Nuna juga berharap pemerintah daerah bersama pemerintah desa dapat mendukung peningkatan kualitas lapangan Dasan Gelumpang agar lebih representatif pada tahun mendatang.
“Mumpung ada Pak Wakil Bupati dan Kepala Desa, saya berharap tahun depan lapangan ini bisa diratakan dan ditingkatkan kualitasnya,” harapnya.
Ia kemudian mengingatkan seluruh pemain, khususnya generasi muda, untuk menjadikan sepak bola sebagai ajang menunjukkan kemampuan dan keterampilan, bukan ajang konflik.
“Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas. Sepak bola adalah keterampilan memainkan bola, bukan keterampilan untuk berkelahi,” tegasnya.
Ketua Panitia Open Tournament Pemuda Dasan Gelumpang Cup II, Nasarudin, dalam laporannya menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dapat melanjutkan pembangunan tembok pembatas lapangan yang belum rampung.
Menurutnya, pada tahun pertama penyelenggaraan turnamen, sebagian area lapangan telah mendapatkan pembangunan penembokan. Masyarakat kini berharap pengerjaan dapat dilanjutkan hingga selesai.
“Alhamdulillah tahun pertama sudah ditembok. Semoga tahun kedua ini Pemda bisa melanjutkan penembokan di sisi lapangan yang belum selesai,” katanya.
Nasarudin menjelaskan, Dasan Gelumpang Cup II tetap mempertahankan format khusus bagi klub-klub di Kecamatan Bayan dengan total peserta sebanyak 31 tim. Namun panitia memberikan kesempatan kepada setiap klub untuk menggunakan maksimal lima pemain dari luar Kecamatan Bayan, dengan syarat berdomisili di Kabupaten Lombok Utara.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi motivasi bagi perkembangan sepak bola di Lombok Utara.
“Ini khusus klub Kecamatan Bayan, tetapi setiap tim diperbolehkan menggunakan maksimal lima pemain dari luar kecamatan yang berdomisili di KLU. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan memotivasi kemajuan sepak bola Lombok Utara,” jelasnya.
Turnamen Pemuda Dasan Gelumpang Cup II diharapkan menjadi ajang lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial sekaligus memperkuat semangat persaudaraan masyarakat Bayan melalui olahraga. (LV)




























