NTB perkuat kerjasama bidang pariwisata dan pendidikan dengan Australia

Lombokvibes.com, Bali – Nusa Tenggara Barat (NTB) makin serius tampil di panggung internasional. Hari ini, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan spesial dari Konsul Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi diplomatik, tapi langkah konkret mempererat kerja sama dua kawasan strategis: NTB dan Australia.

Suasana hangat terasa di ruang kerja Gubernur saat keduanya berbincang akrab, membahas potensi besar yang bisa digarap bersama. Dari pariwisata kelas dunia, pengembangan SDM, hingga ekspor-impor, semuanya jadi topik utama.

“Kami siap menyambut investor yang ingin membangun pariwisata berkualitas seperti vila dan hotel mewah. Pemerintah provinsi akan mendukung penuh,” tegas Miq Iqbal, sapaan akrab sang gubernur yang juga mantan Duta Besar RI untuk Turki.

Dalam upaya mempererat hubungan dengan sister province di Australia, Miq Iqbal meluncurkan ide unik: program Honorary Guest. Siapa pun warga Australia yang datang dari provinsi mitra NTB akan diperlakukan istimewa—mulai dari diskon hotel dan restoran 5–10%, hingga sambutan khas NTB.

“Ini bentuk penghormatan kami. Bukan cuma wisata, tapi hubungan persaudaraan lintas negara,” ujarnya.

Tak hanya urusan bisnis, Gubernur Iqbal juga mengajak Australia untuk ambil bagian dalam pertukaran budaya. Ia menawarkan program relawan mengajar di sekolah-sekolah NTB, yang memungkinkan pelajar belajar langsung bahasa Inggris dari penutur asli.

“Anak-anak NTB butuh pengalaman langsung. Program ini bukan hanya soal bahasa, tapi pertukaran budaya yang memperkaya keduanya,” jelasnya.

(Foto: Gubernur NTB M.Iqbal dan Konsul Jenderal Australia Jo Stevens/dok.istimewa)

Jo Stevens pun menyambut baik berbagai inisiatif ini dan mengucapkan selamat atas pelantikan Miq Iqbal sebagai Gubernur.

“Dari diplomat menjadi gubernur—ini karier yang luar biasa. Selamat atas pencapaiannya,” ucap Jo Stevens.

Menutup pertemuan, Miq Iqbal mengenang hubungan erat Indonesia-Australia sejak awal kemerdekaan.

“Australia adalah negara pertama yang mendukung Indonesia masuk ke Dewan Keamanan PBB. Kita punya sejarah istimewa. Kini saatnya kita melangkah ke masa depan bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!