Lombokvibes.com, Lombok Utara – Domino tak lagi sekadar permainan santai. Kini, di Lombok Utara, cabang olahraga ini mulai menunjukkan arah prestasi.
Turnamen Domino Lombok Utara 2026 yang digelar 16 April 2026 di Kolanta Coffee menjadi panggung awal lahirnya atlet-atlet domino daerah yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
Sekretaris ORADO Kabupaten Lombok Utara (KLU), Raden Winata Darmajaya menjelaskan, turnamen domino kali ini menghadirkan kompetisi yang menggabungkan strategi, ketangkasan, dan sportivitas.
Selain menjadikan turnamen ini sebagai ajang penjaringan atlet domino yang akan melaju ke nasional, pihaknya juga ingin mengubah stigma negatif masyarakat terhadap permainan domino yang selama ini kerap dipandang sebelah mata.
“Saat ini domino memang selalu dipandang negatif di kalangan masyarakat. Kami pengurus ORADO Kabupaten Lombok Utara akan terus berusaha mengubah stigma tersebut, karena domino sudah resmi menjadi cabang olahraga dan target kami domino bisa masuk PON pada tahun 2028 mendatang,” ujar Raden Winata Darmajaya kepada Lombokvibes, (17/4/2026).
Dijelaskannya lebih jauh, nantinya, tim yang berhasil lolos akan melaju ke Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Dalam turnamen domino KLU 2026, peserta datang dari berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga pemain berpengalaman yang terbagi dalam dua grup. Persaingan berlangsung ketat hingga babak final.
Juara pertama sendiri, diraih oleh perwakilan Kecamatan Pemenang, yaitu pasangan Khatibul Umam dan Hardial. Sementara posisi runner up atau juara dua, ditempati Raden Meta dan Raden Dita Kusuma dari Kecamatan Bayan. Kedua tim tersebut akan mewakili Lombok Utara pada Kejurprov.
“Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana hiburan dan melahirkan atlet domino di Kabupaten Lombok Utara,” kata Raden Jaya menambahkan.

Melalui turnamen ini, ORADO Lombok Utara menegaskan komitmennya mendorong domino sebagai olahraga prestasi sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk menembus kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
“Tentunya, nanti atlet-atlet ini kita harapkan dapat mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.




























