Lombokvibes.com, Lombok Barat – Menyatu dengan alam sambil menikmati gemerlap lampu Kota Mataram kini bisa dilakukan tanpa harus jauh dari pusat kota. Desa Wisata Dasan Geria di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, menghadirkan inovasi baru berupa Camping Ground Bendungan Meninting — destinasi berkemah eksklusif yang menggabungkan panorama alam, kenyamanan, dan nilai-nilai kearifan lokal.
Berlokasi di kawasan perbukitan dengan udara sejuk dan pemandangan langsung ke Bendungan Meninting, area camping ini menjadi alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan ketenangan alam tanpa meninggalkan aksesibilitas kota. Kawasan ini mulai dikembangkan sejak 2023 dan resmi beroperasi pada Agustus 2025 di bawah pengelolaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Dasan Geria.
Pengunjung dapat berkemah dengan tarif terjangkau, yakni Rp55.000 per malam. Fasilitasnya lengkap — mulai dari penyewaan tenda, sleeping bag, matras, meja, kursi lipat, kompor, hingga paket BBQ. Tak hanya itu, setiap camper juga mendapat bonus BBQ gratis, menciptakan suasana berkemah yang hangat dan berkesan di bawah langit berbintang Mandalika.
Ketua Pokdarwis Desa Dasan Geria, Muhammad Rizqiyan Ansori, menjelaskan bahwa pengembangan destinasi ini tidak hanya bertujuan memperluas atraksi wisata, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi kreatif di desanya.
“Harapannya, Murpeji bisa menjadi desa wisata berbasis kearifan lokal. Dengan adanya pergerakan camping ground ini, masyarakat jadi lebih sadar terhadap peluang bisnis pariwisata yang berangkat dari potensi lingkungan sekitar,” ujar Rizqiyan kepada Lombokvibes.com, kemarin.

Ia menambahkan, dalam sebulan terakhir, mayoritas pengunjung berasal dari Kota Mataram. Namun, sejumlah wisatawan dari Bali, Bandung, dan Kalimantan juga mulai berdatangan. Tren ini, kata Rizqiyan, menunjukkan meningkatnya minat wisatawan terhadap konsep wisata alam yang menawarkan ketenangan, edukasi, dan pengalaman autentik.
Selain area camping, Desa Wisata Dasan Geria juga menawarkan berbagai atraksi unggulan lain. Di antaranya Air Terjun Dasan Geria yang cocok untuk aktivitas trekking ringan, Rice Field Area sebagai spot foto dan wisata edukasi pertanian, Pemandian Sungai Alami untuk relaksasi, hingga Panorama Citylight dan Angkringan yang menjadi favorit untuk menikmati senja. Tak ketinggalan, Kampung Lebah Murpeji hadir sebagai wisata edukasi budidaya lebah dan madu alami yang memperkaya pengalaman wisata.
Dari pusat Kota Mataram, Bendungan Meninting dapat dijangkau hanya dalam waktu 20–25 menit perjalanan. Akses jalan yang sudah beraspal memudahkan wisatawan datang menggunakan motor maupun mobil, menjadikannya pilihan ideal untuk wisata keluarga, komunitas, hingga kegiatan edukatif bagi pelajar.
Dengan keindahan alam yang memukau, keterlibatan aktif masyarakat, serta pengelolaan yang mengedepankan kearifan lokal, Desa Wisata Dasan Geria kini menjelma menjadi contoh nyata desa wisata mandiri yang mampu menghadirkan keseimbangan antara pariwisata berkelanjutan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.




























