Terlebih, saat ia berada di pinggiran pantai, ia mengaku merasakan sesuatu yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Pasir yang begitu putih dan air laut yang tenang berwarna hijau tosca hingga kebiruan dengan karang yang terjaga, membuat siapapun dapat terhipnotis.
“Saya lihat banyak ikan ikan dari atas kapal, saya pun tidak tahan untuk berenang, ternyata sangat menakjubkan,” ujarnya.
Sementara, salah seorang pemerhati wisata setempat, Burhan mengatakan, Gili Kalong ini berbeda dengan yang lainnya dan bisa dikatakan ini pantai terindah, sebab pantainya sangat alamiah dan lokasi Gili tersebut yang jauh dari kebisingan
Selain itu, pantai Gili Kalong juga jarang diterjang ombak, karena ditutup oleh pulau Panjang. Sehingga, sangat aman untuk berenang apa lagi menyelam.
“Di depan sana ada pulau panjang yang menjaga pulau ini dari ganasnya ombak. Banyak yang datang menyelam kesini karena merasa sangat aman,” kata Burhan.
Dilirik Investor asal Swedia
Saat ini Gili Kalong sudah dilirik oleh investor asal Swedia, yang akan membangun resort bertemakan eco wisata. Investor dengan perusahaan PT Gili Kalong Lestari (GKL) ini berencana akan memulai pembangunannya pada tahun ini.
Ditemui di pulau tersebut, Komisaris PT GKL, Niclas Adler mengatakan bahwa perusahaannya sudah siap untuk berinvestasi di pulau ini dengan nilai Investasi sebesar 100 juta Dollar Amerika, atau setara dengan Rp.1,4 Triliun.
Niclas mengatakan, dirinya sangat tertarik dengan pulau ini karena menurutnya, ia tidak pernah menemukan sebuah pulau yang unik dengan bentuk bukit yang melengkung, savana yang indah dan pantai yang bening dan bersih.




























