“Saya tidak pernah menemukan tempat seperti di negara manapun. Saya sudah berkeliling ke hampir 50 negara, dan tempat ini menurut saya sangat Fantastis,” kata Niclas.
Adapun Siteplan atau rencana pembangunan pulau Kalong, kata dia, akan menggunakan Renewable Energy (Energi Terbarukan) dengan bahan bahan alami yang ramah lingkungan.
Sementara bahan baku yang akan digunakan adalah segala yang berbahan dari kayu dan batu alam. Ia menambahkan, selama proses pembangunan nantinya akan memberdayakan masyarakat setempat dalam semua aspek pembangunan.
“Mereka (warga setempat) akan kami berdayakan 100 persen dalam pembangunan Eco tourism resort ini. Jadi keberadaan investasi kami akan mendatangkan manfaat bagi semua warga,” kata Niclas Adler. (*)




























