Lombokvibes.com, Lombok Barat– Kuliner khas Lombok Barat, nyatanya bukan hanya Sate Bulayak yang mungkin sudah beken di kalangan pecinta makanan. Namun, salah satu kuliner sedap yang juga menggugah selera adalah Pes Ikan Nila Segar, yang berada di Lingsar, Lombok Barat. Kuliner yang satu ini, hanya bisa didapatkan di Lingsar: rasanya khas dan bikin nagih.
Jika biasanya, ikan nila dibakar dengan bumbu pedas manis, pes ikan nila segar khas Lingsar menawarkan sensasi kuliner yang “Lombok Banget”, segar, gurih, pedas, dan nikmat di dalam satu gigitan.
Berada hanya 10-15 menit dari Kota Mataram, pes nila segar berada di sepanjang jalan Gora, Lingsar, Lombok Barat. Di sebelah kiri jalan, terdapat warung-warung ikan bakar segar yang menyajikan rasa otentik.
Salah satunya adalah Warung Ikan Bakar milik Joko Aprianto. Berdiri pasca gempa, pes ikan nila segar milik Joko sudah terkenal, bahkan peminatnya tak kaleng-kaleng. Mulai dari eks Gubernur NTB, Kantor-kantor Dinas di Provinsi NTB, hingga Pemda Lombok Barat.
“Biasanya mereka pesan duluan,” cerita Joko (9/7/2025).

Joko menceritakan, jika pembeli datang pada siang hari, keseringan mereka harus mengantre cukup lama. Karena, biasanya pemesan sudah pre-order berpuluh-puluh kilo.
“Biasanya sih 20-30 kilo per hari, ada aja yang pesan segitu,” ujarnya.
Warung pes ikan nila segar milik Joko sendiri buka dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Untuk harga pes ikan nila sendiri, ia mematok harga Rp55 ribu per kilogram, dengan isian 4 hingga 5 ikan.
“Tergantung ukuran,” ujarnya sambil tersenyum.
Joko mengatakan, pes ikan nila segar khas Lingsar memang memiliki cita rasa tersendiri. Salah satu ha yang paling membedakan dengan ikan bakar di tempat lain, biasanya, mereka digoreng terlebih dahulu.
Namun, di Lingsar, pes ikan nila dibakar terlebih dahulu di atas bara api dari serabut kelapa. Kemudian, ikan yang telah dibakar itu, dilumuri dengan bumbu yang diracik secara manual. Setelahnya, ikan dibungkus dengan daun pisang dan kemudian dibakar kembali.
“Jadi selain dibakar terlebih dahulu, mungkin yang bikin beda dan khas itu terletak di cara pembakaran dan aromatik dari daun pisang. Ikannya juga dibakar dua kali, sehingga sangat lembut,” terang Joko, eks karyawan hotel Swiss Bell Makassar itu.
Ia pun menyarankan agar pembeli yang berminat menikmati sajian kuliner khas Lingsar yang satu ini, untuk datang lebih awal atau memesan melalui saluran telepon di 082342378090.




























