Cukup satu menit, ayo perempuan cek IVA sekarang juga! cegah kanker serviksmu

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara — Gerakan kolaboratif antara Bhayangkari, Rotary Club Mataram, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara menyoroti vitalnya kesehatan perempuan.

 Bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Sabtu (2/8/2025), ketiga organisasi perempuan ini bersatu menggelar edukasi dan deteksi dini kanker serviks sebagai langkah nyata menyelamatkan perempuan Indonesia dari ancaman kanker mematikan nomor dua setelah kanker payudara.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menegaskan komitmennya untuk menjadikan deteksi dini kanker serviks sebagai gerakan bersama, dimulai dari lingkup Bhayangkari hingga menjangkau masyarakat luas.

“Mirisnya, dua perempuan Indonesia meninggal setiap jam karena kanker serviks. Padahal, cukup satu menit untuk pemeriksaan IVA atau Pap Smear. Ini harus kita ubah bersama,” ungkap Ny. Heny dalam sambutannya.

Data yang disampaikan tak main-main: setiap tahun ada 36.000 kasus baru kanker serviks di Indonesia, dengan sekitar 21.000 kematian. Sebagian besar karena datang terlambat memeriksakan diri, atau terhalang rasa malu, takut, dan mitos yang menyesatkan.

  • cc9f4ca2-933f-4ec3-ad96-b26c664c14b1

Di acara ini, hadir pula Ketua TP PKK Lombok Utara, Ny. Hj. Rohani Najmul Akhyar, Presiden Rotary Club Mataram, Ny. Ala Robin, para anggota organisasi wanita se-Kabupaten Lombok Utara, Ikatan Bidan Indonesia, dan narasumber dari kalangan medis, yakni dr. I Made W. Mahayasa, Sp.OG (K) Onk, dan dr. Ratih Barirah, Sp.OG (K) Obginsos.

Salah satu isu yang juga disorot adalah masih rendahnya cakupan vaksinasi HPV di Indonesia, yang saat ini baru mencapai 6 persen. Padahal, vaksin ini jadi kunci utama mencegah kanker serviks, terutama bagi anak usia 9 sampai 14 tahun.

“Banyak orang tua masih termakan mitos bahwa vaksin HPV menyebabkan kemandulan. Ini tidak benar. Justru vaksin ini melindungi anak perempuan kita dari ancaman di masa depan,” jelas Ny. Heny.

Tak hanya sebatas wacana, Bhayangkari Lombok Utara juga telah menyiapkan aksi nyata. Mereka akan menggelar pemeriksaan massal IVA dan Pap Smear bagi para anggota, serta vaksinasi HPV untuk anak-anak perempuan di lingkungan Bhayangkari. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di Mapolres Lombok Utara dengan dukungan tenaga medis dari POGI NTB dan Rotary Club.

“Dari lingkungan Bhayangkari, kami ingin jadi contoh. Kami ingin jadi suara yang mematahkan mitos, membawa perubahan,” tegas Ny. Heny.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lombok Utara, Ny. Hj. Rohani Najmul Akhyar, menyambut baik gerakan bersama ini. Menurutnya, edukasi dan skrining kanker serviks harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak cukup dengan satu roadshow.

“Kami siap turun sampai ke posyandu, dusun, dan sekolah. Vaksinasi harus diterima sebagai investasi perlindungan anak perempuan, bukan ancaman,” kata Ny. Rohani.

Presiden Rotary Club Mataram, Ny. Ala Robin, menekankan pihaknya akan terus mendukung deteksi dini kanker serviks di berbagai kabupaten/kota di NTB melalui edukasi, pendampingan skrining, hingga membantu pembiayaan vaksinasi mandiri bagi keluarga kurang mampu.

dr. I Made W. Mahayasa, Sp.OG Subsp. Onk, yang hadir sebagai narasumber, kembali menegaskan bahwa kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang sangat bisa dicegah dan disembuhkan jika terdeteksi pada stadium dini.

“Jangan tunggu sakit. Pemeriksaan IVA/Pap Smear hanya butuh satu menit, gratis di Puskesmas, hasilnya cepat, dan kalau terdeteksi, bisa segera ditangani,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!