Lombokvibes.com, Lombok Utara – Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), Agus Jasmani, S.I.P resmi dipercaya menempati posisi strategis sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026-2031.
Dalam struktur baru tersebut, Agus Jasmani akan mendampingi Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, yang kembali dipercaya menakhodai kepemimpinan partai di Bumi Gora.
Penunjukan ini dinilai menjadi prestise tersendiri, mengingat Agus Jasmani merupakan politisi pendatang baru dari wilayah utara Pulau Lombok, namun mampu menembus jajaran inti kepengurusan partai besar di tingkat provinsi. Bahkan, ini disebut sebagai kali pertama Ketua DPRD KLU menduduki jabatan strategis di DPW PKB NTB.
Tandem Strategis Tokoh Muda dan Politisi Senior

Kolaborasi antara Agus Jasmani dan Lalu Hadrian Irfani menjadi sorotan karena mempertemukan figur muda progresif dengan politisi senior yang telah teruji.
Duet ini dinilai sebagai langkah strategis PKB untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas basis suara partai di seluruh NTB, terutama menjelang agenda politik besar ke depan.
Agus Jasmani menyatakan, posisi sekretaris merupakan amanah besar yang akan ia jalankan untuk memperkuat kerja-kerja politik PKB yang dekat dengan masyarakat.
“Ini adalah amanah besar untuk terus mengawal aspirasi masyarakat NTB melalui jalur partai. Sinergi dengan Ketua DPW akan terus kita perkuat untuk memastikan PKB tetap menjadi partai pemenang di hati rakyat,” ujar Agus Jasmani kepada TIMES INDONESIA, Minggu (8/2/2026).
Sekretaris DPW, Kunci Konsolidasi 10 Kabupaten/Kota
Sebagai Sekretaris DPW PKB NTB, Agus Jasmani akan memegang peran penting dalam pengelolaan roda organisasi wilayah, termasuk administrasi partai, konsolidasi internal, hingga penguatan struktur di 10 kabupaten/kota se-NTB.
Ia dipandang memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni, terlebih rekam jejaknya sebagai Ketua DPRD KLU dinilai kuat dalam membangun komunikasi lintas lembaga dan lintas kepentingan.
Posisi ini sekaligus menjadi sinyal penguatan representasi politik wilayah utara Pulau Lombok di panggung provinsi.
Berdasarkan hasil musyawarah yang dituangkan dalam surat keputusan partai, kepengurusan DPW PKB NTB periode 2026-2031 menargetkan sejumlah agenda besar.
Di antaranya, memperkuat konsolidasi kader hingga tingkat ranting, mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat melalui program-program berbasis kerakyatan khas PKB, serta mempersiapkan strategi pemenangan menghadapi Pemilu serentak.
“Kita akan terus memperkuat kader dengan menggerakan ekonomi kerakyatan di seluruh kabupaten/kota NTB,” harapnya.
Target Masuk Tiga Besar di Pemilu 2029
Agus Jasmani juga menegaskan bahwa posisi PKB di NTB dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan signifikan di bawah kepemimpinan Lalu Hadrian Irfani, yang akrab disapa Miq Ari.
Ia menyebut, capaian PKB pada Pemilu 2024 menjadi bukti konsistensi kerja politik partai.
Pada Pemilu 2024, PKB di NTB berhasil meraih dua kursi anggota DPR RI, enam kursi DPRD Provinsi, serta 33 kursi DPRD kabupaten/kota.
“Keberhasilan dicapai oleh Ketum Miq Ari layak memimpin kembali DPW PKB NTB. Dan saya selaku Sekretaris ditunjuk siap mengawal kesuksesan Miq Ketum kembali,” imbuhnya.
Menurut Agus, kepemimpinan Miq Ari juga memberikan energi besar bagi seluruh kader karena posisinya di tingkat nasional cukup strategis.
“Dengan posisi Miq Ari selaku Ketua DPW PKB NTB yang duduk di kursi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, tentu memberikan energi luar biasa bagi seluruh kader dan simpatisan PKB di NTB,” terangnya.
Kerja Politik Harus Membumi dan Konsisten
Lebih jauh, Agus menegaskan bahwa arahan Ketua DPW PKB NTB menitikberatkan pada kerja-kerja politik yang membumi, konsisten, dan langsung menyentuh masyarakat.
Menurutnya, PKB harus hadir di garis depan dalam pelayanan sosial dan pengabdian nyata kepada rakyat.
“Kerja-kerja politik harus membumi dan konsisten kepada rakyat. Inilah menjadi target utama yang disampaikan pak Ketua DPW PKB, Miq Ari,” tegasnya.
Melalui kerja-kerja nyata tersebut, DPW PKB NTB menargetkan mampu menembus tiga besar perolehan suara pada Pemilu legislatif 2029, baik untuk DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI.
Ajak Kader Solid untuk Capai Target Besar
Di akhir pernyataannya, Agus Jasmani mengajak seluruh jajaran kepengurusan dan kaderisasi PKB NTB untuk bekerja kolektif dan solid demi mewujudkan target-target partai.
“Tentu kerja-kerja partai harus dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kebersamaan supaya target-target PKB kedepan bisa tercapai,” imbuhnya.
Dengan komposisi kepengurusan yang dinilai pas antara energi muda dan pengalaman politik senior, DPW PKB NTB optimis dapat meningkatkan perolehan kursi legislatif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Nusa Tenggara Barat.




























