Lombokvibes.com, Mataram– Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Lombok Utara (KLU). Denda Ratu Parere, putri asal Desa Bayan, kembali mengharumkan daerah setelah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pemilihan Putri Kartini NTB 2026.
Mahasiswi Stikes Yarsi kelahiran 26 Agustus 2006 itu berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Juara Putri Kartini kategori Favorit dan Runner Up II Putri Kartini NTB 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak pemilihan yang berlangsung di Mataram, Minggu (8/2/2026), setelah peserta melewati rangkaian penilaian ketat dalam ajang yang diikuti para finalis terbaik dari berbagai daerah di NTB.
Prestasi ini menambah daftar capaian putra-putri Lombok Utara di panggung provinsi, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa potensi anak muda KLU terus tumbuh dan siap bersaing.
Ibu Denda Ratu Parere, Denda Suriasari, mengaku bangga dan terharu atas pencapaian putrinya. Ia menegaskan, prestasi tersebut bukan semata hasil kerja keras pribadi, namun juga berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
“Sebagai orang tua tentu saya bangga dan terharu, tetapi semua ini tak lepas dari suport Pemda Lombok Utara dan jajarannya, ibu bupati, ibu wabub, dan anggota GOW yang mensuport baik secara meteril maupun moril, serta komunitas-komunitas yang memberikan dukungan juga seperti Aman Paer Dayan Gunung,” ujar Denda Suriasari, kemarin.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar putrinya tidak berhenti pada gelar, namun mampu membawa pesan-pesan penting yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
“Harapan saya kedepannya dia mampu menjelaskan ke publik stop kriminalisasi terhadap perempuan, stop perampasan wilayah adat. Tau gawah punya value untuk maju,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, yang hadir langsung pada malam pemilihan Putri Kartini NTB menegaskan bahwa ajang-ajang seperti Putri Kartini NTB layak diapresiasi karena memberi ruang bagi anak muda daerah untuk menunjukkan potensi dan talenta.
“Tentunya ajang-ajang seperti ini sangat kita apresiasi,” katanya.
Ia menambahkan, Lombok Utara dalam beberapa tahun terakhir konsisten mengirimkan perwakilan, bahkan pada tahun sebelumnya wakil dari KLU berhasil meraih gelar Putri Kartini NTB 2025 dan melaju hingga ajang nasional.

“Apalagi tahun lalu, perwakilan kita di KLU terpilih menjadi Putri Kartini NTB 2025 dan mampu ke ajang nasional. Apalagi sekarang di KLU kita punya dua perwakilan,” ujarnya.
Menurutnya, Ketua Putri Kartini NTB juga menyampaikan bahwa banyak peserta berasal dari desa, namun memiliki nilai, karakter, dan talenta yang besar.
“Tadi Ketua Kartini NTB juga mengatakan, bahwa peserta-pesertanya dari desa, dan memiliki value dan talenta yang besar,” imbuhnya.
Lebih jauh, Denda Dewi Tresni menilai keterlibatan pemuda dan pemudi dalam kegiatan positif seperti ini merupakan investasi penting untuk pengembangan daerah.
“Jadi semakin banyak pemuda dan pemudi yang ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, ya semakin positif,” tegasnya.
Ia juga menyebut ajang Putri Kartini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang untuk membangun kapasitas, memperluas jejaring, serta memperkenalkan potensi daerah ke publik yang lebih luas.
“Pemilihan-pemilihan ini mampu membantu kita mengembangkan daerah, menunjukkan potensi, serta memberikan dampak positif bagi daerah melalui peran-peran mereka,” ujarnya.
Ia pun berharap Denda Ratu Parere dan para duta lainnya bisa terus membawa pengaruh baik bagi generasi muda dan Lombok Utara.
“Harapannya, semoga Putri Kartini, putra putri yang lain, kami berharap mampu memberikan dampak yang positif bagi generasi dan daerah kita,” tutupnya.








































