Edutech AI Expo 2026 hadir di Solo, Coolosal dorong transformasi pendidikan berbasis AI

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Solo – Dunia pendidikan terus bergerak mengikuti laju teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Coolosal Academy bersama The Park Mall Solo Baru menghadirkan Edutech AI Expo 2026, sebuah pameran pendidikan berbasis kecerdasan buatan yang digelar di atrium pusat perbelanjaan tersebut mulai 28 April hingga 3 Mei 2026.

Event ini menjadi yang pertama di Solo Raya dan Jawa Tengah yang secara khusus mengangkat tema artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Selama lima hari pelaksanaan, expo ini menggabungkan konsep edu fair dengan penerapan teknologi, menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan futuristik.

CEO Coolosal, Suwarmin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka perspektif baru tentang bagaimana institusi pendidikan beradaptasi dengan perkembangan AI yang semakin masif. Menurutnya, selain penguasaan teknologi, penguatan soft skill juga menjadi kunci agar peserta didik mampu bersaing di era digital.

“Ekspo ini menampilkan bagaimana lembaga pendidikan beradaptasi dengan AI dan teknologi. Kami juga menghadirkan pembicara yang memberikan perspektif strategis dalam menghadapi perkembangan ini,” ujarnya.

Sejumlah tokoh dihadirkan sebagai pembicara, di antaranya pakar AI Preneur nasional Freddie Kashawan, akademisi Universitas Sebelas Maret Dr Sutanto DEA, serta Ary Yulistiana, pemenang Olimpiade Guru Nasional sekaligus ambassador platform pembelajaran digital Kahoot.

Tak hanya seminar, pameran ini juga diikuti berbagai institusi pendidikan dan industri, seperti SMA Unggulan Rushd, Al Firdaus, Universitas Sebelas Maret, Universitas Duta Bangsa, Politeknik Indonusa, hingga Jatim Park Group.

Chief Technology Officer Coolosal, Andromeda, menambahkan bahwa Edutech AI Expo dirancang sebagai ruang kolaborasi antara pendidikan dan teknologi. Beragam agenda disiapkan, mulai dari demo teknologi, workshop praktikal, diskusi panel, hingga pertunjukan seni budaya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa AI bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan dalam membangun sistem pembelajaran yang adaptif dan berbasis data,” jelasnya.

Sementara itu, pakar digital marketing Coolosal, Bambang Prakoso, menegaskan bahwa Coolosal Academy berperan sebagai katalisator dalam membangun ekosistem pendidikan masa depan berbasis AI. Melalui pendekatan praktik konten dan pengolahan data, pihaknya ingin mendorong lahirnya sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi digital.

Ia berharap, Edutech AI Expo 2026 dapat menjadi platform strategis yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri, sekaligus menghadirkan inspirasi pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar pameran, tapi langkah awal membangun value creation jangka panjang dalam ekosistem pendidikan berbasis AI,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!