Jalan amblas di Dusun Leong Barat segera diperbaiki, Ketua Fraksi Demokrat pastikan proyek tinggal tunggu pengerjaan

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Jalan rusak parah di Dusun Leong Barat, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, menuai perhatian serius. 

Jalanan berbatu yang amblas parah akibat dihantam hujan tersebut sempat viral di media sosial. Dari potret yang tersebar luas, besaran amblas tampak mengerikan.

Namun, kabar baiknya, jalanan ituakan segera diperbaiki.  Proyek pengerjaannya sudah dianggarkan melalui APBD.

Ketua Fraksi Demokrat, Ardianto SH, menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut bukan sekadar wacana. Proses administrasi dan teknis disebutnya sudah berjalan dan tinggal menunggu pelaksanaan di lapangan.

“Tidak sekadar dianggarkan tapi tinggal menunggu hari pengerjaan. Semua proses sedang berjalan, kita harap masyarakat bersabar karena pengerjaan proyek pemerintah yang bernilai miliaran tidak bisa seperti membelanjakan uang kantong sendiri,” ujarnya kepada lombokvibes, Rabu (29/4/2026).

Ardianto menjelaskan, ruas jalan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan sejak perubahan tahun 2025. Namun karena waktu pelaksanaan yang mepet, pengerjaan tidak berani dieksekusi penuh dan hanya badan jalan yang diselesaikan pada akhir tahun lalu.

“Jalan itu sudah dianggarkan sejak perubahan 2025, tapi karena waktu mepet tidak berani dieksekusi. Hanya badan jalannya saja yang dikerjakan dan selesai Desember lalu, sedangkan aspalnya dimasukkan lagi di APBD tahun ini,” jelasnya lagi.

Menurutnya, saat ini seluruh proses lanjutan berada di dinas teknis dan terus dipantau. Ia juga mengaku telah berkomunikasi langsung agar pengerjaan bisa dipercepat tanpa melanggar aturan yang berlaku.

“Semua proses sedang berjalan di dinas teknis dan saya tetap pantau perkembangannya. Bahkan kemarin saya komunikasi langsung dengan dinas untuk bisa mempercepat proses pengerjaan tanpa keluar dari aturan yang ada,” katanya.

Kondisi jalan yang amblas cukup dalam tersebut memang membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas warga. Namun, ia berharap masyarakat dapat bersabar menunggu dikerjakannya proyek tersebut hingga proses administrasi yang diatur oleh undang-undang segera tuntas.

“Jangan kan jalan. Ini nilainya miliaran, sedangkan kegiatan proyek yang nilainya 10 juta saja belum ada yg mulai karna semua harus melalu proses administrasi yang diatur oleh undang undang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!