Lombokvibes.com, Lombok Utara – Kebakaran hebat melanda kawasan wisata di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kamis (12/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap sejumlah bangunan usaha yang berada di salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok tersebut.
Informasi awal menyebutkan api pertama kali menyasar Ocean 2 Manta Dive. Dalam waktu singkat, api langsung merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Sejumlah tempat usaha yang berada berdekatan turut terdampak, di antaranya Gili Mart, Sama Sama, serta beberapa bangunan lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Kencangnya hembusan angin membuat api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain yang jaraknya berdekatan. Situasi tersebut sempat membuat warga dan para pelaku usaha di sekitar lokasi panik karena khawatir api terus meluas.
Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman. Namun proses tersebut sempat terkendala karena keterbatasan peralatan serta kondisi angin yang cukup kencang.
Masyarakat setempat dan para pelaku usaha juga ikut turun tangan membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya. Mereka bahu-membahu bersama petugas untuk mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di kawasan wisata tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Utara, Ainul Yaqin, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
“Kami langsung melakukan pemadaman di lokasi. Namun karena kencangnya hembusan angin, api dengan cepat membesar sehingga proses pemadaman sempat sedikit terkendala,” ujar Ainul Yaqin.
Meski demikian, setelah dilakukan upaya pemadaman secara intensif oleh petugas bersama masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Saat ini petugas masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak serta menghitung total kerugian materi akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi wisata internasional yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.




























