Lombok Utara tingkatkan kualitas pelayanan lewat pelatihan Front Office dan sertifikasi Pramuwisata 

Property of Lombokvibes media.
Property of Lombokvibes media.

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Front Office untuk aparatur pemerintah serta Sertifikasi Pramuwisata Muda bagi para pemandu wisata lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya di destinasi-destinasi unggulan. Menurutnya, pemandu wisata berperan sebagai ujung tombak dalam membentuk citra daerah di mata wisatawan.

“Para guide harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).

Sebanyak 90 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 50 pegawai front office dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 40 pemandu wisata yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di seluruh wilayah Lombok Utara. Pelatihan berlangsung selama dua hari untuk petugas front office dan empat hari untuk para pemandu wisata, termasuk uji kompetensi.

Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menyambut baik inisiatif Dinas Pariwisata yang berkolaborasi dengan asosiasi profesional dan lembaga sertifikasi. Ia menekankan pentingnya peran front office sebagai wajah pertama pelayanan, baik di sektor publik maupun pariwisata.

“Front office merupakan etalase instansi. Meningkatkan kualitas mereka berarti memperbaiki kesan pertama terhadap layanan pemerintah,” tegasnya.

Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) NTB, Lalu Kusnawan, juga memberikan apresiasi terhadap pelatihan ini yang menjadi kolaborasi perdana antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan lembaga sertifikasi di NTB. Ia menilai bahwa standar pelayanan profesional tidak hanya penting di sektor perhotelan, tetapi juga krusial dalam pelayanan masyarakat sehari-hari.

“Pelatihan ini adalah langkah awal yang positif dan bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam mendorong kualitas pelayanan dan pariwisata,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat diperluas, demi membangun citra positif dan meningkatkan daya tarik Lombok Utara sebagai destinasi yang ramah, profesional, dan siap bersaing.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!